Star Energy Dikabarkan IPO, Begini Kata Bos Barito Pacific

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
21 June 2022 08:55
BRPT Kucuri Pinjaman Afiliasi Kepada Indo Raya Tenaga (CNBC Indonesia TV) Foto: BRPT Kucuri Pinjaman Afiliasi Kepada Indo Raya Tenaga (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Barito Pacific (BRPT), emiten holding multi sektor milik taipan Prajogo Pangestu menepis isu Star Energy Geothermal akan segera melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

"Tidak benar," kata Agus Salim Pangestu, Direktur Utama Barito Pacific kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/6/2022).

Rencana IPO ini bergulir setelah pemilik Grup Barito Prajogo Pangestu menambah kepemilikannya di Star Energy. Prajogo dikabarkan telah menunjuk penjamin emisi untuk IPO tersebut.


kabar di pasar menyebut, rencana IPO ini sejatinya sudah ingin dilakukan sejak tahun lalu. Hanya saja, saat itu Grup Barito belum sepenuhnya memiliki perusahaan tersebut.

Namun, pada Maret 2022 lalu, Green Era Pte Ltd yang dikendalikan Prajogo Pangestu membeli 33,33% saham Star Energy Group dari BCPG Thailand, dengan nilai akuisisi US$ 440 juta.

Sebelumnya, BRPT yang juga dimiliki Prajogo Pangestu juga telah memiliki 66,67% saham Star Energy. Alhasil, akuisisi terbaru oleh Green Era membuat Grup Barito mengendalikan seluruh saham Star Energy.
Kepemilikan seluruh saham Star Energy ini membuat Grup Barito semakin mantap mendorong IPO Star Energy. Saat ini juga dinilai waktu yang tepat bagi Star Energy untuk IPO. Sebab, perusahaan ini menggunakan energi terbarukan, sehingga dianggap sebagai perusahaan berbasis lingkungan (ESG). Terlebih, saat ini energi adalah topik yang paling banyak dibicarakan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nilai Emisi IPO di BEI Sudah Capai Rp 3,18 Triliun


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading