Nemu Akun Palsu BCA di Media Sosial? Laporkan Segera!

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
13 June 2022 18:53
BCA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meminta nasabah untuk mewaspadai adanya penawaran program upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas.

Adapun modus-modus yang biasa terjadi dilakukan melalui telepon atau WhatsApp dari nomor yang mengatasnamakan BCA. Selain itu, penawaran juga terkadang dilakukan melalui akun Instagram palsu.

"Jika menemukan akun-akun palsu BCA di Instagram Ads, selain melaporkan ke akun resmi Instagram BCA (@GoodlifeBCA), Anda juga bisa melaporkannya ke Instagram agar akun mereka di takedown," kata EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin dalam BCA Talk: WASPADA Modus Penipuan Siber Nasabah BCA, Senin (13/6/2022).


Adrianus mengatakan, maraknya penipuan di media sosial yang menawarkan program upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas mendorong BCA untuk memberikan edukasi kepada nasabah. Hal ini bertujuan agar nasabah bisa berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang ada.

Seperti diketahui, nasabah BCA Solitaire dan Prioritas merupakan suatu keanggotaan (membership) yang bersifat exclusive dan undangan. Oleh sebab itu, menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas, tidak hanya berdasarkan nominal deposito atau tabungan nasabah di BCA.

Lebih lanjut, untuk melaporkan Instagram palsu yang mengatasnamakan BCA, nasabah bisa mengklik tanda tiga titik yng ada di pojok kanan atas unggahan Insta Ads akun palsu BCA, kemudian pilih opsi Report Ad, dan pilih alasan pelaporan yakni It's a scam or it's misleading.

''Jika Anda telah menjadi korban penipuan, silakan laporkan ke Halo BCA di 1500888 atau lewat Aplikasi HaloBCA. Yuk kita bersama-sama agar akun-akun palsu tersebut tidak kian merajalela mencari korban. Jika menemukan nomor telepon atau WhatsApp BCA palsu, segera laporkan ke Halo BCA di 1500888,'' tutup Adrianus.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengungkapkan, kejahatan siber meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital.

"Salah satu jenis cybercrime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dan lainnya. Hal ini patut diwaspadai oleh nasabah karena BCA tidak pernah meminta data pribadi Anda. Jangan pernah memberikan data pribadi Anda kepada siapa pun,'' tegas dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Batu Bara Naik, Bos BCA Bilang Waktunya Lunasi Pinjaman


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading