Cerita Suap Taipan Samin Tan Hingga Bebas dari Hukuman

Market - Tim Riset, CNBC Indonesia
13 June 2022 15:25
Samin Tan/ Forbes

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Samin Tan tetap divonis bebas setelah Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan jaksa KPK. MA menilai Samin Tan tidak terbukti menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih.

Sebelumnya, nyaris setahun lalu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah membebaskan terdakwa dari semua dakwaan penuntut umum pada 30 Agustus 2021.

Sebelum persidangan dimulai Samin Tan sempat menjadi buronan KPK mulai 6 Mei 2020 lantaran mangkir dari panggilan.


Masuknya Samin Tan ke meja hijau dimulai ketika KPK meyakini bahwa pengusaha batu bara tersebut memberi suap Rp 5 miliar kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, agar membantu mengurus masalah izin pertambangan.

Izin yang dimaksud adalah terkait pemutusan perjanjian karya perusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) generasi III di Kalimantan Tengah antara PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dan Kementerian ESDM di Kalimantan Tengah. Jaksa menyebut uang suap itu diserahkan secara bertahap.

Dalam dakwaan tersebut, Samin Tan disebut meminta bantuan Politikus Golkar yang juga anggota DPR, Melchias Marcus Mekeng agar terminasi PKP2B PT AKT dapat ditinjau kembali oleh Kementerian ESDM.

PT AKT merupakan anak perusahaan dari mantan emiten yang sudah delisting dari bursa, PT Borneo Lumbung Energi & Metalang (BORN), yang mempunyai Coal Contract of Work (CCOW) atau PKP2B dengan Kementerian ESDM yang memberikan hak bagi PT AKT untuk melakukan kegiatan pertambangan batu bara di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, seluas sekitar 40.000 hektare.

Susah Bayar Utang Hingga Izin Tambang Dicabut
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading