Produksi Pabrik Rokok RI Turun Lagi, Terendah Dalam 14 Bulan!

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
08 June 2022 13:25
Ilustrasi penjual rokok di Jakarta (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Produksi pabrik rokok di Indonesia terus mengalami penurunan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produksi rokok kembali turun di bulan Mei setelah anjlok di bulan April 2022. Produksi rokok di bulan Mei 2022 bahkan menjadi yang terendah dalam 14 bulan terakhir.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, produksi rokok pada bulan Mei tahun ini mencapai 14,64 miliar batang. Jumlah tersebut turun 23,6% dibandingkan bulan sebelumnya. Dibandingkan Mei 2021, produksi rokok turun 26,9%.


Merujuk data Ditjen Bea Cukai, produksi rokok di bulan Mei tahun ini juga menjadi yang terendah sejak Februari 2021. Pada bulan Februari 2021, produksi rokok hanya mencapai 13,78 miliar batang karena ada kenaikan tarif cukai baru yang berlaku pada bulan tersebut.


Secara akumulatif, produksi rokok Januari-Mei 2022 mencapai 119,50 miliar batang. Jumlah produksi rokok dalam lima bulan pertama di tahun 2022 lebih rendah dibandingkan periode Januari-Mei 2021 (121,44 miliar batang) dan Januari-Mei 2020 (124,10 miliar batang).
Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, produksi rokok periode Januari-Mei tahun ini juga menjadi yang terendah kedua setelah tahun 2019 ( 119,10 miliar batang).



Turunnya produksi rokok di bulan Mei mengikuti pola musiman. Secara tradisi, produksi rokok akan menurun pada periode Lebaran karena ada libur panjang.

Pada tahun 2018 dan 2019 di mana Lebaran jatuh pada bulan Juni, produksi rokok pada bulan tersebut juga anjlok masing-masing 40% dan 47% dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada tahun ini, libur Lebaran sudah dimulai sejak 29 April dan berakhir pada 8 Mei 2022. Sementara itu, di tahun 2020 dan 2021, pemerintah tidak menetapkan cuti bersama karena mobilitas warga tengah diperketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Produksi rokok tahun ini sudah melonjak di Maret lalu atau sebulan sebelum Ramadhan. Pada bulan tersebut, produksi rokok menembus 47,16 miliar atau menjadi yang tertinggi paling tidak selama lima tahun terakhir.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Produksi Rokok Februari Melonjak 64%! Padahal Harga Naik...


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading