BSI Bagikan Dividen Rp 757 M atau 25% dari Laba 2021

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
27 May 2022 18:03
Grand launching representative office Bank BSI di Dubai, Jum'at, 13 Mei 2022. (CNBC Indonesia/Sefti Oktarianisa)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI memutuskan bakal membagikan dividen sebesar 25% dari laba bersih 2021 atau sekitar Rp 757 miliar. 

Hal itu diungkapkan Gunawan Arif Hartoyo, Sekretaris Perusahaan BSI, usai perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2021, Jumat (27/5/2022). 

Pada tahun 2021, BSI membukukan laba bersih sebesar Rp 3,02 triliun atau naik 38,4% yoy.


"Pemberian dividen sebesar 25% dari laba bersih atau sekitar Rp 757 miliar. Lalu menetapkan 20% dari laba bersih sebagai cadangan wajib perseroan, dan 55% sebagai laba ditahan," ujar Gunawan. 

Secara rinci besaran dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yakni Rp 757.051.214.975. Dividen yang akan dibagikan ini sekurang-kurangnya ekuivalen dengan Rp 18,41 per lembar saham.

Pemberian dividen payout ratio sebesar 25% tersebut mempertimbangkan komitmen BSI untuk terus memberi nilai kepada shareholder dan menghadirkan value kepada stakeholder melalui rencana ekspansi bisnis ke depan.

Gunawan melanjutkan, hal ini mengindikasikan dukungan pemegang saham agar manajemen mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perusahaan ke depan. "BSI semakin kokoh dan siap menjadi energi baru," jelasnya.

Selain pembagian dividen tunai, dalam RUPST para pemegang saham juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan, di mana hal ini terkait langkah pemerintah untuk memasukkan saham Seri A Dwiwarna ke BSI.

Saham Seri A Dwiwarna ini merupakan saham khusus Negara Republik Indonesia yang memberikan hak istimewa pada pemegang saham, di antaranya menyetujui persetujuan rapat umum pemegang saham serta menyetujui perubahan permodalan perusahaan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terbesar Dalam Sejarah, BSI Bayar Zakat Lebih dari Rp 122,5 M


(vap/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading