Golden Energy Bagikan Dividen Rp 62,3 per Saham Pada 7 Juni

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
27 May 2022 09:10
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten batu bara Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) akan membagikan dividen final US$ 25 juta untuk tahun buku 2021 atau sebesar US$ 0,00425 per saham, setara Rp 62,3 per saham.

Rencana ini sudah direstui oleh pemegang saham GEMS dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) GEMS yang digelar pada Selasa (24/5).

"Dividen final ini akan dibagikan kepada para pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan saham dengan memberikan wewenang kepada Direksi perseroan untuk menentukan tata cara dan waktu pembagian dividen final tersebut," tulis manajemen GEMS dalam keterangan tertulis.


Sebelumnya, GEMS memang mencatatkan kinerja yang positif pada tahun 2021 lalu. Mengutip laporan keuangan tahunan perusahaan, GEMS membukukan pendapatan sebesar US$ 1,58 miliar di tahun 2021, naik 49,41% dari realisasi pendapatan GEMS di tahun 2020 yang sebesar US$ 1,06 miliar.

GEMS mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar US$ 348,00 juta di tahun 2021. Angka tersebut meroket 270,48% dari realisasi laba bersih GEMS di tahun 2020 yang sebesar US$ 93,93 juta.

Dari laba yang didapat, RUPST GEMS telah menyetujui pembagian dividen final tahun buku 2021 sebesar US$ 330 juta.

Sebagian dari jumlah dividen final tersebut sebelumnya telah dibagikan sebagai dividen interim 1, 2, 3, dan 4 dengan jumlah sebesar US$ 75 juta, US$ 60 juta, US$ 60 juta, dan US$ 110 juta.

Dividen-dividen interim tersebut dibayarkan kepada seluruh pemegang saham masing-masing per tanggal 4 Mei 2021, 31 Agustus 2021, 7 Desember 2021, dan 18 Januari 2022. Sebanyak US$ 25 juta dari total dividen final US$ 330 juta itulah yang selanjutnya akan dibagikan kemudian.

Dividen Final akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 7 Juni 2022 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi dengan dana cadangan sebesar US$ 1 juta, yakni sebesar US$ 17 juta akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ramayana Tebar Dividen, Yield Lumayan Nih, Sampai 4%


(RCI/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading