Ini Hasil FOMC The Fed, Suku Bunga Naik Berapa?

Market - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
26 May 2022 07:50
Jerome Powell

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed memberikan sinyal terbaru terkait kenaikan suku bunga. Hal ini dilakukan mengingat inflasi negara itu yang masih berkembang.

Dalam sebuah risalah yang dikutip CNBC International, the Fed dilaporkan melihat perlunya menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 poin. Bank sentral itu menyebut kenaikan serupa kemungkinan akan diperlukan pada beberapa pertemuan berikutnya.


"Sebagian besar peserta menilai bahwa kenaikan 50 basis poin dalam kisaran target kemungkinan akan sesuai pada beberapa pertemuan berikutnya," tulis risalah tersebut dikutip Kamis, (26/5/2022).

Pada sesi awal bulan lalu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menyetujui kenaikan setengah poin persentase. FOMC juga menyusun rencana, mulai Juni, untuk mengurangi neraca sebesar US$ 9 triliun milik bank sentral.

Itu adalah kenaikan suku bunga terbesar dalam 22 tahun dan terjadi saat The Fed mencoba menurunkan inflasi yang mencapai level tertinggi 40 tahun.

Sementara itu, harga pasar saat ini melihat Fed bergerak ke tingkat kebijakan sekitar 2,5% -2,75% pada akhir tahun. Namun, pernyataan dalam risalah menunjukkan bahwa panitia siap untuk melangkah lebih jauh dari itu.

"Semua peserta menegaskan kembali komitmen dan tekad kuat mereka untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memulihkan stabilitas harga," demikian ringkasan pertemuan tersebut.

"Untuk tujuan ini, para peserta sepakat bahwa Komite harus segera memindahkan sikap kebijakan moneter ke arah postur netral, melalui peningkatan kisaran target untuk suku bunga dana federal dan pengurangan ukuran neraca Federal Reserve," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rapat FOMC Diproyeksi Umumkan Kenaikan Suku Bunga The Fed


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading