Jadi Wakil Ketua DK OJK, Mirza Mundur dari Komisaris TLDN

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
23 May 2022 20:10
Mirza Adityaswara (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mirza Adityaswara akan segera dilantik besok (24/5/2022) untuk menjadi Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih periode 2022-2027.

Atas tugas barunya di OJK, Mirza mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN).

"Perseroan menerima Surat Pengunduran Diri dari Bapak Mirza Adityaswara selaku Komisaris Independen pada 23 Mei 2022," jelas Akhmad Kusriantono Corsec dan Legal TLDN, dalam keterbukaan informasi, Senin (23/5/2022).


Akhmad juga menjelaskan Pengunduran diri Mirza Adityaswara selaku Komisaris Independen Perseroan tidak berdampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.

Sebelumnya, Mirza sudah telah menjalankan fit and proper test dan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada 7 April 2022 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan selama menjadi Komisaris Independen PT Teladan Prima Agro Tbk," kata Direktur Utama PT Teladan Prima Agro Tbk Wishnu Wardhana.

Sebagai informasi, Mirza Adityaswara menjabat sebagai Komisaris Independen PT Teladan Prima Agro Tbk sejak tahun 2021. Mirza memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman karier di industri keuangan dan pemerintahan.

Selain mundur dari Komisaris Independen TLDN, Mirza juga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Komisaris platform pembayaran digital OVO. Mirza menduduki jabatan tersebut sejak Februari 2022.

Atas pengabdiannya, keluarga besar OVO menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas semua arahan dan kontribusi pria berusia 57 tahun ini yang pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, sekaligus mengucapkan selamat atas amanat baru dari Negara ini.

"Kami segenap keluarga besar OVO sangat berterima kasih atas arahan dan bimbingan Pak Mirza selama ini yang telah membawa OVO menjadi perusahaan yang dikelola berlandaskan pada prinsip-prinsip good governance dan ikut berkontribusi terhadap perluasan akses masyarakat akan layanan pembayaran dan keuangan digital," kata Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO, dalam keterangan resmi dikutip Senin (23/5/2022).

Dalam pesan perpisahannya kepada keluarga besar OVO, Bpk. Mirza Adityaswara menyampaikan pesan agar OVO terus meningkatkan good governance selama ini dan juga agar terus semakin berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional, khususnya di area inklusi dan pendalaman keuangan serta dalam membantu pertumbuhan UMKM.

"Saya berharap OVO ke depan dapat terus berinovasi dalam menyediakan solusi keuangan digital bagi masyarakat Indonesia, memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, dan mengelola perusahaan secara prudent," katanya.

Mirza Adityaswara merupakan ekonom dan bankir senior yang memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di berbagai sektor keuangan, baik di pemerintah maupun swasta.

Mirza diketahui pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio pada periode 2015-2019, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2013-2019, Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2010-2013, Direktur dan Kepala Ekonom PT Mandiri Sekuritas pada 2008-2010, Direktur dan Head of Equity Research and Bank Analysis Credit Suisse Securities Indonesia pada 2005-2008, Direktur dan Head of Securities Trading and Research di Bahana Securities pada 2002-2005, Direktur dan Senior Banking Analyst untuk Indonesia dan Filipina di Indosuez WI Carr Securities Indonesia pada 1998-2001, Direktur dan Senior Banking Analyst di Deutsche Morgan Grenfell Securites pada 1997-1998.

Kemudian, Mirza juga pernah menjabat sebagai Direktur Asisten dan Senior Banking Analyst di BZW Niaga Securities Indonesia pada 1995-1997, Senior Officer Syndication Loan Department di Bank PDFCI Indonesia pada 1993-1994, serta Money Market and Foreign Exchange Dealer hingga Head of Credit Analyst Department Bank Sumitomo Niaga Indonesia pada 1989-1993.

Mirza meraih gelar Master of Applied Finance dari Macquarie University, Australia tahun 1995 dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1992.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Teladan Prima Agro Siap IPO, Lepas 2,19 Miliar Saham


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading