Rupiah Sentuh Rp14.725/US$, Terendah Sejak Okt 2020!

Market - Annisa Aflaha, CNBC Indonesia
19 May 2022 11:42
ilustrasi uang

Jakarta, CNBC Indonesia - Kurs rupiah sempat menguat tipis sebelum akhirnya terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan hari ini, Kamis (19/5/2022). Rupiah kembali menyentuh rekor terendahnya sejak Oktober 2020.

Melansir data dari Refinitiv, Mata Uang Tanah Air di sesi awal perdagangan menguat 0,1% ke Rp 14.670/US$. Kemudian, rupiah berbalik arah menjadi terkoreksi hingga pukul 11:00 WIB, rupiah terkoreksi lebih dalam sebanyak 0,27% ke Rp 14.725/US$.

Jika mengacu kepada grafik, rupiah telah terkoreksi terhadap si greenback dan menyentuh level terendahnya sejak 5 Oktober 2020.


Namun, pukul 11:00 WIB, terpantau dolar AS melemah sebanyak 0,16% ke level 103,638 terhadap 6 mata uang dunia. Meski begitu, pelemahan si greenback masih berada di dekat level tertingginya pada Kamis (12/5) di level 104,85 yang menjadi level tertinggi sejak Desember 2002. Tidak heran, rupiah pun kembali terkoreksi.

Pergerakan dolar AS ditopang oleh ekspektasi pasar akan keagresifan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk kembali menaikkan suku bunga acuan.

Pada Selasa (17/5), Ketua Fed Jerome Powell memberikan pernyataan bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga acuan setinggi yang diperlukan untuk menekan lonjakan inflasi yang mengancam fondasi ekonomi.

Namun, berbeda dengan Powell, dua bankir The Fed mengatakan mereka mengharapkan Fed untuk menurunkan kecepatan kenaikan suku bunga setelah Juli, sehingga tidak mengirim ekonomi AS menuju resesi.

Presiden Fed Chicago Charles Evans dan Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengharapkan untuk transisi ke kenaikan suku bunga yang terukur hingga yakin bahwa inflasi akan bergerak menuju target The Fed di 2%.

Mereka juga menilai bahwa ekonomi AS kemungkinan akan tumbuh antara 2%-3% tahun ini dan dapat bertahan dari pendekatan yang terukur dan metodis untuk memperketat kondisi keuangan.

Sementara itu, Di pasar Non-Deliverable Forward (NDF), tanda pelemahan rupiah sudah teridentifikasi. Pasalnya, rupiah melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin (18/5).

Periode

Kurs Rabu (18/5) pukul 15:13 WIB

Kurs Kamis (19/5) pukul 11:03 WIB

1 Pekan

Rp14.673,9

Rp14.687,8

1 Bulan

Rp14.689,0

Rp14.708,0

2 Bulan

Rp14.727,0

Rp14.742,8

3 Bulan

Rp14.767,0

Rp14.783,1

6 Bulan

Rp14.879,0

Rp14.883,3

9 Bulan

Rp14.989,0

Rp14.994,0

1 Tahun

Rp15.132,7

Rp15.134,8

2 Tahun

Rp15.575,0

Rp15.641,4

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rupiah Kembali Perkasa, Ini Penyebabnya...


(aaf/aaf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading