Gaji Presiden Jokowi vs Anggota DPR RI, Siapa Lebih Besar?

Market - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
03 May 2022 17:15
Sri Mulyani di Sidang Paripurna DPR (CNBC Indonesia/Cantika Dinda)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin tertinggi di negara Indonesia adalah Presiden. Namun, pemilik gaji tertinggi di tanah air bukan Presiden.

Bahkan anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengungkapkan bahwa gaji ayahnya kecil sebagai kepala negara. Beberapa tahun lalu, Presiden Jokowi juga sempat menyinggung gaji anggota DPR yang lebih besar darinya.

Lalu lebih besar manakah gaji antara Presiden Jokowi dan anggota DPR RI?


Berdasarkan riset Zippia, gaji Presiden Jokowi tercatat dalam urutan ke-123 di dunia, dengan kisaran penghasilan sebesar US$ 51.600 atau setara dengan Rp 736 juta (kurs Rp 14.272) per tahun atau sekitar Rp 61 juta per bulan.

Besaran gaji tersebut termasuk tunjangan yang didapatkan oleh Presiden. Tunjangan yang diterima Presiden ditetapkan sebesar Rp 32,5 juta per bulan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara itu, untuk gaji anggota DPR RI secara total setiap bulannya bisa mencapai Rp 50 juta. Untuk gaji dan tunjangan anggota DPR RI diatur dalam dua aturan yakni Surat Edaran Setjen DPR RI No.KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 dan Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015.

Dalam aturan tersebut gaji pokok serta tunjangan yang diterima anggota dewan dibedakan menjadi tiga jenis. Pertama, gaji anggota, kedua gaji anggota merangkap ketua serta ketiga, gaji anggota merangkap wakil ketua.

Berikut rinciannya:

Anggota DPR

- Gaji pokok Rp 4,2 juta per bulan

- Tunjangan melekat istri Rp 420 ribu atau 10% dari gapok

- Tunjangan melekat anak Rp 168 ribu atau 2% dari gapok untuk dua anak

- Tunjangan jabatan Rp 9,7 juta per bulan

- Tunjangan kehormatan Rp 5,58 juta per bulan

- Tunjangan komunikasi Rp 15,54 juta per bulan

- Tunjangan peningkatan fungsi dan pengawasan anggaran Rp 3,75 juta per bulan

Anggota merangkap ketua

- Gapok Rp 5,04 juta per bulan

- Tunjangan melekat istri Rp 504 ribu per bulan

- Tunjangan melekat anak Rp 201 ribu per bulan untuk 2 anak

- Tunjangan jabatan Rp 18,9 juta per bulan

- Tunjangan kehormatan Rp 6,69 juta per bulan

- Tunjangan komunikasi Rp 16.468.000 per bulan

- Tunjangan peningkatan fungsi dan pengawasan anggaran Rp 5,25 juta per bulan

Anggota merangkap wakil ketua

- Gapok Rp 4,62 juta per bulan

- Tunjangan melekat istri Rp 462 ribu per bulan

- Tunjangan melekat anak Rp 184 ribu per bulan untuk 2 anak

- Tunjangan jabatan Rp 15,6 juta per bulan

- Tunjangan kehormatan Rp 6,45 juta per bulan

- Tunjangan komunikasi Rp 16.009.000 per bulan

- Tunjangan peningkatan fungsi dan pengawasan anggaran Rp 4,5 juta per bulan

Selain itu, anggota dewan juga masih menerima uang sidang/paket yang ditetapkan sebesar Rp 2 juta per bulannya. Lalu, ada tunjangan beras Rp 30.090 per bulan dan tunjangan PPh Pasal 21 Rp 2.699.813 per bulan.

Kemudian, ada juga bantuan listrik dan telepon untuk anggota sebesar Rp 7,7 juta per bulan serta biaya tambahan untuk asisten anggota Rp 2,25 juta per bulan.

Biaya lainnya yang tidak kalah besar untuk anggota adalah untuk perjalanan dinas. Biaya perjalanan dinas anggota dewan dalam sehari paling kecil diberikan Rp 3 juta dan paling besar Rp 5 juta.

Berikut rinciannya:

- Uang harian daerah tingkat I Rp 5 juta per hari

- Uang harian daerah tingkat II Rp 4 juta per hari

- Uang representasi daerah tingkat I Rp 4 juta per hari

- Uang representasi daerah tingkat II Rp 3 juta per hari

Jika dihitung totalnya, maka anggota dewan bisa mendapatkan penghasilan atau take home pay lebih dari Rp 50 juta hanya untuk anggota saja. Apalagi, jika memegang jabatan sebagai wakil atau ketua.

Dengan demikian, maka bisa dilihat bahwa gaji yang bisa dikantongi oleh Presiden lebih besar dibandingkan anggota dewan yang hanya sebagai anggota. Namun, jika anggota dewan melakukan banyak perjalanan dinas maka bisa jadi lebih besar dari gaji Presiden Jokowi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Wawancara Kelar, 21 Nama Calon DK OJK Diserahkan ke Presiden


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading