Bursa Asia Berterbangan Lagi, Sayang IHSG Libur

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
29 April 2022 18:40
Employees of the Korea Exchange (KRX) pose in front of the final stock price index during a photo opportunity for the media at the ceremonial closing event of the 2018 stock market in Seoul, South Korea, December 28, 2018.    REUTERS/Kim Hong-Ji

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Asia-Pasifik kembali ditutup cerah bergairah pada perdagangan Jumat (29/4/2022), ditopang oleh saham-saham teknologi di kawasan tersebut karena melonjaknya saham teknologi di AS.

Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup meroket 4,01% ke level 21.089,39, Shanghai Composite China melejit 2,41% ke level 3.047,06, Straits Times Singapura menguat 0,65% ke 3.356,9, ASX 200 Australia melesat 1,06% ke 7.435, dan KOSPI Korea Selatan melonjak 1,04% ke 2.695,05.

Sementara untuk indeks Nikkei Jepang dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini tidak dibuka karena sedang libur nasional. Terkhusus IHSG atau di Indonesia, libur hari ini merupakan libur panjang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.


Saham teknologi menjadi penopang utama kenaikan bursa Asia-Pasifik pada hari ini, setelah saham-saham teknologi di AS ditutup cerah bergairah pada perdagangan kemarin.

Di Hong Kong, saham teknologi China seperti Tencent ditutup terbang 11,07%, sedangkan saham Alibaba meroket 15,69%. Sementara untuk indeks teknologi Hang Seng melejit 9,96%.

Sedangkan di Korea Selatan, saham teknologi kelas berat yakni Samsung Electronics melesat 4,01%, saham SK Hynix melonjak 2,74%, dan saham Krafton melompat 4,78%.

Bursa Asia-Pasifik yang cenderung kembali cerah pada hari ini kembali mengikuti pergerakan bursa AS, Wall Street yang kembali menguat pada Kamis kemarin waktu AS, ditopang oleh saham-saham teknologi, utamanya Meta Platforms (induk usaha Facebook).

Indeks Dow Jones ditutup melonjak 1,85%, S&P 500 melejit 2,47%, dan Nasdaq Composite yang kaya akan teknologi terbang 3,06%.

Saham Meta ditutup melonjak 17,6% menyusul kinerja keuangan yang positif, menandakan bahwa investor mulai melihat ada pemulihan di sektor teknologi. Saham Qualcomm melesat lebih dari 9%, berkat kinerja keuangan yang prima, sementara PayPal lompat sekitar 11%.

"Saya pikir ini secara keseluruhan cukup konstruktif ... di mana pasar saham global terpantau cerah pada hari ini, ditengah musim rilis pendapatan perusahaan yang cukup kuat yang keluar dari pasar AS," kata Audrey Goh, ahli strategi investasi senior di Standard Chartered, dikutip dari CNBC International.

Meski investor cenderung optimis, tetapi ada kabar tidak menyenangkan dari rilis Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang anjlok pada kuartal pertama sebesar 1,4% (tahunan), atau jauh lebih buruk dari ekspektasi ekonom dalam survey Dow Jones yang memprediksi angka pertumbuhan sebesar 1%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kabar Gembira! Bursa Asia Dibuka Cerah, IHSG Bisa Latah?


(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading