Diterjang Dolar, Harga Emas Makin Ambyar

Market - Maesaroh & Maesaroh, CNBC Indonesia
28 April 2022 15:31
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi Perhiasan Emas (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas masih betah bergerak di zona negatif. Pada Kamis (28/4/2022) pukul 15:10 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.885,01 per troy ons. Melemah 0,06%.

Melemahnya emas melanjutkan tren negatif yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Dalam sepekan, harga emas sudah terkoreksi 2,31% point to point. Dalam sebulan, harga emas juga melemah 1,78%.


Pelemahan emas dipicu perkasanya pergerakan dolar Amerika Serikat (AS). Indeks dolar AS berhasil menguat terhadap enam mata uang dunia. Pukul 11:00 WIB, terpantau greenback terapresiasi sebanyak 0,43% ke 103,399.

Dolar AS mendekati level tertinggi sejak dua dekade atau sejak akhir 2002 karena krisis energi di Eropa telah melumpuhkan euro, sementara yen Jepang melemah karena ekspektasi pasar terhadap Bank of Japan (BOJ) yang akan tetap pada kebijakan super-longgar.

Wang Tao, analis pasar Reuters, mengatakan emas tengah menguji titik support di US$ 1.870 per troy ons. Jika emas bergerak di bawah level tersebut maka harga emas bisa terus melemah ke kisaran US$ 1.856 per troy ons.

Titik resisten emas kini ada di US$ 1.894, jika emas bergerak di level tersebut maka emas bisa terus menguat dan bisa bergerak menuju level US$ 1.908 per troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kembali Tiarap! Harga Emas Turun Lagi


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading