Jreng! Harga Emas Sentuh Rekor Terendah dalam 2 Bulan...

Market - Maesaroh & Maesaroh, CNBC Indonesia
26 April 2022 07:02
Pekerja menata perhiasan emas di toko emas Kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (11/3/2022). Harga emas dunia bergerak melemah pada perdagangan hari ini.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan pagi ini. Namun kemarin, harga sang logam mulia ambles dan menyentuh titik terendah dalam dua bulan.

Pada Selasa (26/4/2022) pukul 06:20 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.898,46 per troy ons. Menguat 0,04%. 

Kemarin, harga emas ditutup di US$ 1.897,69 per troy ons, melemah 1,6%. Kali terakhir harga emas berada di bawah level US$ 1.900 adalah pada 25 Februari 2022 atau pada awal serangan Rusia ke Ukraina.


Pada 25 Februari, harga emas masih tercatat di angka US$ 1.887,56 per troy ons tetapi setelah itu emas melesat dan bahkan menembus US$ 2.000 per troy ons pada 8 Maret 2022.

Dalam sepekan terakhir, harga emas sudah terkoreksi 3,01% point to point dan melemah 3,01% dalam sebulan. Namun, dalam setahun, emas masih menguat 6,6%.


"Sepertinya kekhawatiran akan kenaikan suku bunga sudah membuat harga emas jauh menurun. Emas dianggap sebagai aset aman yang mahal. Tekanan inflasi juga diperkirakan akan menurun dam itu bisa membuat permintaan akan emas menurun," tutur Julius Baer, analis dari Carsten Menke, seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Jeffrey Halley, analis dari OANDA, juga mengatakan dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS), harga emas sepertinya akan terus tertekan dalam waktu yang lama.

Kemarin, dolar AS dan yield surat utang pemerintah AS terus menguat menyusul komentar hawkish dari sejumlah pejabat The Fed, termasuk Jerome Powell. The Fed semakin menguatkan sinyal bahwa kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 bps pada Mei mendatang akan terjadi.

Yield surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun sudah berada di angka 2,89% kemarin, menyamai rekor Desember 2018.


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Emas Belum Meyakinkan


(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading