Satgas BLBI Kantongi Rp 12 T, Aset 7 Orang Tajir Ini Disikat

Market - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
22 April 2022 19:35
Satgas BLBI Lakukan Penyitaan Dua Aset Pribadi Milik Obligor Ulung Bursa berupa tanah beserta bangunan di atasnya seluas 1.658 m2 yang terletak di Jalan Matraman Raya No. 71, RT 012/RW 004, Kelurahan Pal Meriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.  (Dok Satgas BLBI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Satgas BLBI mencatat hingga 31 Maret 2022 telah berhasil menyita aset senilai Rp 12,258 triliun. Aset ini berupa tanah seluas 19.129.823 meter persegi.

Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara DJKN Kementerian Keuangan, Purnama Sianturi mengatakan, aset tanah tersebut berhasil disita dari 7 obligor/debitur BLBI. Mereka pemilik utang di atas Rp 25 miliar ke negara.


"Yang diserahkan ke satgas yang (obligor/debitur) besar-besar dengan nilai Rp 25 miliar ke atas," ujarnya dalam media briefing DJKN, Jumat (22/4/2022).

Berikut Daftar Aset 7 Obligor BLBI yang disita Satgas BLBI:

1. PT Timor Putra Nasional

2. Trijono Gondokusumo

3. Santoso Sumali

4. Grup Texmaco

5. Ulung Bursa

6. Kaharudin Ongko

7. Agus Anwar

"Adapun debitur lainnya melakukan pembayaran cicilan dan ada juga yang menyerahkan aset," jelasnya.

Purnama menjelaskan, untuk tahap awal penagihan, Satgas BLBI membidik 46 obligor/debitur yang berutang ke negara di atas Rp 25 miliar.

"Sampai dengan saat ini dari 46 debitur/obligor tersebut telah 25 obligor/debitur yang diproses melalui pemanggilan, pemblokiran aset, penyitaan, penjualan," pungkasnya.

Sementara itu, sisanya ada 21 obligor/debitur yang masih dalam proses penagihan oleh satgas.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Capaian Satgas BLBI 2021: Sikat Tommy Soeharto Sampai Texmaco


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading