Aman Terkendali! Aset Kripto Raksasa Masih Hijau Pagi Ini

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
21 April 2022 10:21
Ilustrasi Bitcoin  (Photo by Executium on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga kripto utama cenderung bervariasi pada perdagangan Kamis (21/4/2022) pagi waktu Indonesia, di mana ketidakpastian kondisi global masih menjadi perhatian investor di kripto pada hari ini, meski selera risiko mereka cenderung pulih.

Melansir data dari CoinMarketCap pada pukul 09:00 WIB, Bitcoin menguat 0,76% ke level harga US$ 41.672,17/koin atau setara dengan Rp 597.370.557/koin (asumsi kurs Rp 14.335/US$), Ethereum bertambah 0,28% ke level US$ 3.098/koin atau Rp 44.409.830/koin, BNB naik tipis 0,1% ke US$ 421,53/koin (Rp 6.042.633/koin), dan Terra melesat 1,09% ke US$ 95.25/koin (Rp 1.365.409/koin).

Sedangkan untuk XRP terkoreksi 1,79% ke US$ 0,7561/koin (Rp 10.839/koin), Solana terpangkas 1,18% ke US$ 106,83/koin (Rp 1.531.408/koin), Cardano turun tipis 0,02% ke US$ 0,9456/koin (Rp 13.555/koin), dan Avalanche melemah 0,78% ke US$ 78,84/koin (Rp 1.130.171/koin).


Berikut pergerakan 10 kripto utama pada hari ini.

Kripto

Bitcoin dan kripto utama lainnya cenderung mendatar pada hari ini di tengah koreksinya beberapa saham teknologi di AS, setelah perusahaan layanan streaming yakni Netflix melaporkan kehilangan 200.000 pelanggan pada kuartal I-2022.

Saham Netflix sendiri pun ambruk hingga 35%. Saham layanan streaming lainnya turut berimbas dari ambruknya saham Netflix, seperti Disney, Roku, Warner Bros Discovery, dan Paramount.

Sementara itu, beberapa kripto alternatif (altcoin) kembali ungguli Bitcoin pada hari ini, seperti Terra dan Polkadot (DOT). Terra melesat 1,09% dan Polkadot melonjak 3,14%.

Di lain sisi, token berjenis desentralized finance (DeFi) terus berkinerja buruk dari Bitcoin dan cryptocurrency berkapitalisasi besar lainnya.

DeFi IndexSumber: CoinDesk

Grafik di atas menunjukkan CoinDesk DeFi Index (DFX) dibandingkan dengan CoinDesk Large Cap Index (DLCX). Biasanya, selama reli pasar, DeFi dan altcoin mengungguli Bitcoin karena profil risikonya yang lebih tinggi.

Tren turun saat ini dalam indeks DeFi tampaknya melambat, yang dapat menunjukkan adanya kenaikan singkat sentimen bullish di pasar kripto.

Dari kabar terkait non-fungible token (NFT), sebuah tweet dari profil pseudonim memicu reli 24% pada harga NFT ApeCoin (APE), token yang terkait dengan proyek NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC).

Volume perdagangan di pasar NFT naik lebih tinggi minggu lalu, meskipun pada tingkat yang jauh lebih rendah dari puncak tahun lalu. Kenaikan tersebut dapat mencerminkan peningkatan perilaku spekulatif di antara pedagang kripto, yang biasanya terjadi ketika sentimen pasar sedang bullish.

Masih terkait NFT, perusahaan pertukaran kripto Coinbase resmi meluncurkan marketplace NFT versi beta pada Rabu kemarin, di mana peluncuran ini telah lama ditunggu-tunggu oleh penggunanya.

Hal ini memungkinkan sekelompok kecil pengguna dari daftar tunggu 3 juta untuk menggunakan platform Coinbase untuk bertansaksi NFT untuk pertama kalinya.

Marketplace yang pertama kali diumumkan Oktober lalu itu akan mendukung perdagangan NFT berbasis Ethereum, di mana perbedaan dari marketplace NFT lainnya adalah putaran media sosialnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Crypto Crash! Bitcoin Cs Babak Belur, Ada Apa Ini?


(chd/chd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading