Setelah RS Hermina, Astra Mau Beli Saham RS Lain?

Market - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
20 April 2022 13:35
Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Djony Bunarto Tjondro Foto: Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Djony Bunarto Tjondro

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk (ASII) memastikan akan terus menaruh perhatian dan fokus pengembangan bisnis pada sektor kesehatan ke depannya.

Fokus pada sektor ini tetap diberikan meski ASII kini sudah berinvestasi di emiten rumah sakit PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), pengelola jaringan Rumah Sakit Hermina.

Presiden Direktur Astra International Djony Bunarto Tjondro berkata, kesehatan menjadi salah satu sektor yang diperhatikan perusahaan karena dianggap memiliki prospek cerah.

Proyeksi ini muncul setelah ASII melihat korelasi antara prospek sektor kesehatan dengan fakta semakin tumbuhnya pendapatan masyarakat, tingkat kehidupan yang membaik dan GDP per kapita terus tumbuh.

"Astra selalu ingin lakukan evolving daripada portfolio kami. Saat ini kami memiliki tujuh lini bisnis. Tentunya kami ingin tak berhenti di sana agar Astra tetap relevan di masa mendatang," kata Djony dalam konferensi pers usai menggelar RUPS Tahunan, Rabu (20/4/2022).

Menurut Djony, langkah perusahaan berinvestasi di HEAL merupakan awal dari keterlibatan Astra International di sektor kesehatan. Djony memastikan saat ini ada banyak kajian yang sudah dan sedang dilakukan perusahaan terkait sektor ini.

Akan tetapi, ASII belum membuka informasi terkait apa saja langkah konkret yang akan dilakukan untuk mengembangkan bisnis di sektor kesehatan. Djony hanya memastikan bahwa sektor ini menjadi salah satu fokus ASII untuk pengembangan ke depannya.

"Sektor kesehatan bagi kami menarik bukan hanya dari sisi komersial, tapi Astra punya kesempatan berkontribusi aktif memberikan dan membantu peningkatan akses kesehatan masyarakat Indonesia. Langkah kami di Hermina adalah langkah awal. Banyak kajian kami lakukan di sektor kesehatan ini. Bukan hanya Rumah Sakit, tetapi sangat cukup luas kami lakukan kajian di seluruh subsektor kesehatan," ujarnya.

Untuk diketahui, Astra sudah membeli saham HEAL sebanyak 30 juta lembar melalui mekanisme private placement dengan harga pelaksanaan Rp 1.500 per unit. Sehingga, nilai transaksi mencapai Rp 45 miliar secara keseluruhan.

Aksi Astra ini dilakukan pada awal April 2022. Akibat aksi tersebut, kini jumlah modal ditempatkan dan disetor Medikaloka Hermina mencapai 14,92 miliar saham.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bukan Batu Bara! Astra Fokus Garap Peluang di Sektor Ini


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading