Tunjungan Plaza Terbakar, Mal Milik Taipan Properti Surabaya

Market - Tim Riset, CNBC Indonesia
14 April 2022 13:25
pakuwon jati

Jakarta, CNBC Indonesia - Mal terbesar di Jawa Timur milik taipan properti Alexander Tedja mengalami kebakaran pada Rabu (13/4) sore.

Harga saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) terkoreksi di tengah pemberitaan mengenai terbakarnya mal yang dikelola perusahaan, yakni Tunjungan Plaza di Surabaya.

Sejatinya perseroan baru saja merilis laporan keuangannya yang membukukan kienerja positif. PWON berhasil membukukan laba Rp 1,38 triliun tahun 2021, naik 52% dari posisi tahun 2020.


Tunjungan Plaza merupakan salah satu dari sederet protofolio besar mal dan pusat perbelanjaan yang dimiliki oleh Alexander Tedja melalui emiten PWON. Beberapa mal besar lain di ibukota yang dimilik emiten properti tersebut termasuk mal Gandaria City atau Blok M Plaza.

Atas kepemilikan tersebut, Alexander tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Akhir tahun lalu Forbes menempatkan namanya di peringkat 38 orang paling'tajir' di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 1,15 miliar atau setara dengan Rp 16,50 triliun (kurs Rp 14.350/US$).

Posisi Alexander tercatat turun dibandingkan dua tahun lalu yang pernah berada di peringkat 12.

Alexander Tedja (Ist Forbes.com)Foto: Alexander Tedja (Ist Forbes.com)
Alexander Tedja (Ist Forbes.com)

Pada awal karirnya, Alexander Tedja memiliki latar belakang sebagai seorang pengusaha yang bergerak dalam bidang perfilman dan perbioskopan. Beberapa jenis usahanya yang berhasil dijalankan ialah PT ISAE FILM pada tahun 1972, PT Menara Mitra Cinema Corp tahun 1977, dan PT Pan Asiatic Film sejak tahun 1991.

Itulah beberapa perusahaan tentang perfilman dan perbioskopan yang berhasil dikembangkan oleh seorang Alexander.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa pada tahun 1982, Alexander mulai banting stir ke dunia bisnis properti dan mall. Melalui PT Pakuwon Jati Tbk, ia membeli lahan tanah yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

Saat itu, itu memulai bisnis propertinya yang pertama dengan membuka proyek Plaza Tunjungan I. Proyek tersebut mulai dioperasikan pada tahun 1986.

Dengan kesuksesan yang diraih oleh Plaza Tunjungan I, semakin membuat Alexander bersemangat untuk membangun proyek yang selanjutnya. Dari situlah akhirnya muncul pembangunan proyek baru untuk Plaza Tunjungan II dan Plaza Tunjungan III.

Kemudian disusul dengan pembangunan Sheraton Surabaya, Hotel dan Tower, Kondominium Regensi, Menara Mandiri, hingga Plaza Tunjungan IV. Semua proyek lanjutan tersebut mulai beroperasi pada tahun 2002.

Dari semua kesuksesan yang telah dibangun oleh Alexander, akhirnya PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berhasil masuk dalam daftar Bursa Efek Indonesia pada tahun 1989. Selain berhasil dalam pembangunan mall, Alexander pun berhasil dalam melakukan pembangunan hunian yang sudah dimulai sejak tahun 1994. Hunian yang dibangun olehnya diberi nama Pakuwon City.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kenalkan! Ini 3 Wanita Terkaya di Indonesia


(fsd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading