Diborong Asing, Begini Gerak Saham GOTO di Hari Kedua

Market - adf, CNBC Indonesia
12 April 2022 12:21
Direktur & Co-founder PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Kevin Aluwi Saat Konferensi Pers Pencatatan Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten jasa ride-hailing dan e-commerce PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkoreksi pada penutupan sesi I hari ini, Selasa (12/4/2022). Di tengah aksi ambil untung tersebut, investor asing masih mencatatkan beli bersih Rp 110 miliar.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO merosot 4,71% ke posisi Rp 364/unit. Nilai transaksi saham GOTO mencapai Rp 1,1 triliun, terbesar di bursa hingga siang ini. Volume perdagangan saham GOTO pun menjadi yang terjumbo, yakni mencapai 2,9 miliar saham.

Pada hari perdana di bursa, Senin kemarin (11/4), saham GOTO ditutup melesat 13,02% setelah sempat menyentuh 23% pada awal perdagangan.


Kendati harga saham GOTO melemah, asing masih memborong saham GOTO dengan nilai beli bersih Rp 110,80 miliar di pasar reguler. Selama dua hari melantai di bursa, investor asing sudah melakukan beli bersih Rp 360,72 miliar di pasar reguler.

Adapun, saat ini, kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 431,11 triliun, masuk daftar empat besar saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI. 

Sebagai informasi, saham GOTO tercatat di papan utama BEI dan GoTo menjadi emiten ke-15 yang tercatat di BEI pada tahun ini. Harga penawaran saham perdana (IPO) GOTO sebesar Rp 338 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI, total jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1.184.363.929.502 saham.

Jumlah saham itu terdiri dari 1.082.912.477.886 saham pendiri Seri A, 10.264.665.616 saham treasuri seri A, 50.571.730.000 saham pendiri Seri B, dan 40.615.056.000 saham Penawaran umum kepada masyarakat - Seri A.

GOTO sendiri memastikan akan menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk memperkuat modal kerja dan meningkatkan penyertaan ke perusahaan anak.

Secara rinci, GoTo menyebut alokasi dana hasil IPO akan digunakan sebesar 30% oleh perusahaan. Selain itu, 25% dana akan dialokasikan untuk PT Dompet Anak Bangsa (GoPay). Sekitar 5% dana akan dialokasikan kepada PT Multifinance Anak Bangsa (bagian dari GoFinance).

GoTo juga berencana mengalokasikan sekitar 5% dana hasil IPO untuk VDIGI SG Ltd. (Gojek Singapura) dan sekitar 5% untuk Go Viet Ltd. (Gojek Vietnam).

"Emiten akan melakukan peningkatan penyertaan pada Tokopedia, PT DAB, PT MAB, VDIGI SG Ltd., dan Go Viet Ltd. secara bertahap. Setiap penyertaan modal pada Tokopedia, PT DAB, PT MAB (dahulu PT Rama Multi Finance), VDIGI SG Ltd. dan Go Viet Ltd. merupakan transaksi afiliasi dengan pihak afiliasi sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/2020," tulis perusahaan.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

GOTO Resmi IPO, IHSG Tembus Rekor All Time High Baru


(adf/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading