Catat! Begini Jadwal Rights Issue Bank Neo Commerce

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
22 March 2022 10:30
Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) meraih dana Rp 2,5 triliun melalui penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMTED) atau rights issue.

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), berencana menambah modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham baru.

Perusahaan mengungkapkan bahwa dana hasil penambahan modal akan digunakan untuk memperkuat modal inti.

"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD VI, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk memperkuat modal inti serta untuk modal kerja pengembangan Usaha Perseroan berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya," tulis Bank Neo dalam prospektus awal yang terbit di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip CNBC Indonesia Selasa (22/3).


Terkait harga pelaksanaan dan rasio penebusan saham baru, perusahaan belum merinci dan akan diumumkan lebih lanjut ke depannya.

Dalam prospektusnya, BBYB menyatakan bahwa rights issue ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Mei 2021.

Perseroan dijadwalkan dapat memperoleh tanggal efektif pada 28 April mendatang. Adapun jadwal rinci lainnya terkait right issue BBYB kali ini adalah sebagai berikut:

- Tanggal Cum HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 10 Mei 2022, Ex HMETD 11 Mei 2022

- Tanggal Cum HMETD di Pasar Tunai 11 Mei 2022, Ex HMETD 12 Mei 2022

- Tanggal Distribusi HMETD 13 Mei 2022

- Tanggal Pencatatan Efek di BEI 17 Mei 2022

- Periode Perdagangan HMETD 17-23 Mei 2022

- Periode Penyerahan Efek 19-25 Mei 2022

- Tanggal Akhir Pembayaran Pesanan Efek Tambahan 25 Mei 2022

- Tanggal Penjatahan 27 Mei 2022

Sebelumnya manajemen telah mengatakan berencana untuk memperoleh dana tambahan Rp 5 triliun dari right issue yang akan dilaksanakan di kuartal pertama tahun ini.

Kala itu, Agnes F Triliana yang merupakan Head of Corporate Secretary PT Bank Neo Commerce Tbk juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa investor strategis lain diluar Gozco Capital dan Akulaku yang tertarik untuk berpartisipasi.

RIghts issue ini juga sejalan dengan target BBYB menargetkan penambahan sebanyak 15 juta nasabah pada tahun ini atau menjadi 30 juta nasabah jika ditambah dengan nasabah eksisting.

Akhir tahun lalu, Bank Neo juga telah berhasil melakukan penggalangan modal dengan skema yang sama dan meraih dana sebesar Rp 2,5 triliun yang dilaksanakan pada tanggal 2-8 Desember 2021.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Hingga Akhir Tahun, Bank Neo Klaim Punya Modal Inti Rp 3 T


(fsd/fsd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading