Bunga Acuan AS Naik, Harga Perak Malah Ikut Naik

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 17/03/2022 13:35 WIB
Foto: Ilustrasi Perak (Image by tookapic from Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga tidak mempengaruhi laju perak. Harga perak dunia menguat pada perdagangan siang hari ini.

Pada Kamis (17/3/2022) pukul 11:37 WIB harga perak dunia tercatat US$ 25,3/ons, naik 0,94% dibandingkan posisi kemarin.


The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,25-0,5% pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Ini adalah kenaikan pertama sejak Desember 2018 atau tiga tahun lebih.

Harga perak sangar sensitif terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed secara alami. Ini karena kenaikan suku bunga The Fed, yang dapat meningkatkan biaya peluang memegang perak serta tidak menawarkan imbal hasil.

Namun, kenaikan suku bunga The Fed sudah diantisipasi dan diperkirakan jauh-jauh hari. Sehingga pengumuman semalam tidak berpengaruh terhadap harga perak.

Indeks dolar AS pun merespon negatif kebijakan tersebut. Indeks dolar AS turun 0,26% dari posisi kemarin menjadi US$ 98,36.

Ini jadi sentimen positif bagi perak.Sebab perak yang dibanderol dengan greenback menjadi lebih murah dibandingkan mata uang lainnya. Permintaan pun meningkat, maka harga akan naik.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(ras/ras)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Putar Otak Bisnis Komoditas Andalan RI Lawan Efek Trump