Adhi Commuter (ADCP) IPO, Simak Penggunaan Dananya

Market - Vega Aulia Pradipta, CNBC Indonesia
16 February 2022 10:00
Adhi Karya Commuter Properti Bersiap IPO,GoTo Tersandung Skandal Gugatan Nama Jelang IPO

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) bakal memperoleh dana segar sebesar Rp 288.888.886.000 dari penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Berdasarkan prospektus yang dirilis Rabu (16/2/2022), sekitar 26% dari hasil Penawaran Umum akan digunakan untuk Pengembangan Proyek Eksisting yang berada di kawasan Bogor yaitu Proyek Adhi City Sentul.

Selanjutnya, sekitar 25% akan digunakan untuk Akuisisi/Pengembangan Lahan Baru di kawasan Bekasi.


Akuisisi tersebut yaitu akuisisi lahan baru yang berupa tanah seluas 3,6 Ha milik PT Prakarsa Triotama Jaya yang berlokasi di Cikunir, Bekasi, di mana tanah tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek Mixed Use Development (Apartemen dan Komersial).

Terakhir sekitar 49% dari hasil Penawaran Umum akan digunakan untuk pembayaran kembali sebagian pokok obligasi SERI A.

Kegiatan usaha utama yang dijalankan Adhi Commuter Properti meliputi dalam bidang antara lain Perhotelan dan Real Estate. Lini bisnis di Perseroan dibagi menjadi dua, yakni bisnis properti dan bisnis recurring income.

Untuk lini bisnis properti, Perseroan mengembangkan residensial, perkantoran (jual) dan bisnis properti lainnya dengan brand LRT CITY, ADHI CITY dan Member of LRT City.

Sampai saat ini Perseroan telah membangun 12 project dengan total luas lahan 144 Ha dan total penjualan sebanyak 17.896 unit.

Sedangkan untuk bisnis recurring income, Perseroan mengembangkan hotel dengan sebutan Grandhika Hotel, perkantoran (sewa), komersial area, dan bisnis sewa lainnya.

Hotel Grandhika yang sebelumnya dimiliki oleh Adhi Grup telah menjalankan kegiatan usaha perhotelan bintang empat dengan lokasi yang strategis di pusat kota selama 6 tahun dengan merek Hotel Grandhika. Sampai saat ini Perseroan memiliki 3 hotel yang terletak di Jakarta, Semarang dan Medan.

Selain bisnis pembangunan properti dan perhotelan, Perseroan juga mempunyai bisnis pendukung seperti Elarte Café, di mana Perseroan memaksimalkan aset-aset yang dimilikinya untuk memperluas bisnis yang dijalankan.

Sampai saat ini Perseroan memiliki 5 lokasi café di Tebet, Bekasi, Sentul, Jatibening dan Ciracas. Perseroan juga memiliki restauran seperti Origami, Kalandara, dan padi emas serta lounge yang bernama sixty five.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Adhi Commuter Tetapkan Harga IPO di Batas Bawah Rp 130/lembar


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading