Jokowi Ekspor Fortuner Made in RI, Gimana Gerak Saham ASII?

Market - Dityasa Hanin Forddanta, CNBC Indonesia
15 February 2022 13:44
Menara Astra

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) bergerak cukup atraktif sepanjang perdagangan sesi satu hari ini, Selasa (15/2/2022). Kenaikan harga saham ASII berbarengan dengan ekspor perdana Toyota Fortuner buatan Indonesia ke Australia.

Saham ASII ditutup menguat 200 poin atau setara sekitar 3,77% ke level Rp 5.500 saat penutupan sesi pertama dengan volume transaksi sebanyak 39 juta saham. Frekuensi tercatat sebanyak 5.937 kali.

Adapun nilai transaksi saham ASII hingga paruh pertama waktu perdagangan hari ini mencapai Rp 211,33 miliar. Investor asing memborong saham ASII (net buy) sebesar Rp 60,89 miliar di seluruh pasar.


Meski naik, namun kenaikan harga saham ASII belum mampu mengkompensasi penurunan harga saham selama sepekan. ASII masih mengakumulasi penurunan 0,90% selama satu pekan terakhir berdasarkan data RTI.

ASII merupakan perusahaan distributor sejumlah merek kendaraan, termasuk Toyota. Sejumlah merek yang didistribusikan ASII juga sudah memiliki lini produksinya di Indonesia.

Ekspor Fortuner

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini melepas ekspor dua juta unit mobil dan ekspor perdana mobil Fortuner 'made in Indonesia' perdana ke Australia.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya luncurkan pelepasan ekspor 2 juta unit oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan ekspor perdana Fortuner ke Australia," kata Jokowi di sela pelepasan secara virtual, Selasa (15/2/2022).

Jokowi menegaskan bahwa pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir tak hanya menghadirkan ujian dan tantangan bagi pelaku industri, melainkan juga peluang untuk mengambil kesempatan.

"Baik itu mengambil pasar baru, yang peluang itu hari ini telah terbukti diambil kesempatan itu dengan baik oleh PT Toyota Manufacturing dengan ekspor perdananya ke Australia," kata Jokowi.

Jokowi mengapresiasi langkah ekspor perdana unit Fortuner ke Australia. Pasalnya, mobil tersebut merupakan hasil kerja keras sumber daya manusia Indonesia.

"Hati-hati. Produk ekspor itu akan berkompetisi dengan produk lain dari negara produsen mobil. Jadi bukan hanya sendirian di pasar tetapi bersaing dan konsumen itu akan memilih ke produk yang memiliki kualitas kualifikasi yang baik," ujarnya. 

Jokowi kembali mengapresiasi langkah sejumlah pemangku kepentingan yang berani mengambil peluang di tengah pandemi. Apalagi, produk yang diekspor memiliki tingkat kandungan lokal yang tinggi.

"Tadi disampaikan hampir 80-an negara yang kita telah ekspor di 4 benua dan saya senang juga bahwa kandungan lokalnya, TKD-nya sudah lebih dari 75% local purchase-nya," katanya.

"Dan banyak komponen, banyak spare part-nya juga aksesoris yang ada di dalam mobil itu di-supply dari industri UKM kita. Ini juga sangat baik untuk menghidupkan usaha kecil yang ada di negara kita," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Otomotif Bangkit! Laba Grup Astra Q3 Tembus Rp 15 T, Naik 7%


(dhf/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading