BRI Microfinance Outlook 2022

Sri Mulyani Tagih Janji Bos BRI Soal Holding Ultra Mikro

Market - Lalu Rahadian, CNBC Indonesia
10 February 2022 12:31
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara BRI Microfinance Outlook 2022 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menagih janji PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkait Holding Ultra Mikro.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam Webinar BRI Microfinance Outlook 2022 yang bertajuk "Boosting Economic Growth Through Ultra Micro Empowerment", Kamis (10/2/2022).

"Nah saya mau nagih bagian holding," kata Sri Mulyani langsung kepada Direktur Utama BRI Sunarso yang juga hadir dalam acara tersebut.


"Pertama, janjinya 2020-2025 karena tadi sudah jadi holding-nya, disebutkan jumlah nasabah harus naik 2 kali lipat. Tadi pak Menko bilangnya 45, pak Sunarso 40, kalau saya bilang 2 kali lipat. Berapapun yang ada harusnya 2 kali lipat," paparnya.

Kedua adalah penyaluran kredit juga harus meningkat dua kali lipat. Target tersebut, menurut Sri Mulyani tidaklah sulit. Sebab perekonomian sudah berangkat pulih sejak akhir tahun lalu. Sehingga banyak UMKM akan butuh pendanaan.

"Jadi nggak ada alasan, pak Sunarso pasti bisa capai 2x lipat," imbuhnya.

Ketiga, kata Sri Mulyani adalah profit yang seharusnya juga bisa meningkat dua kali lipat. Capaian saat ini, menurutnya sudah bagus, akan tetapi ke depan bisa jauh lebih baik lagi.

"Aku enggak mau nyebutin angkanya karena sudah tinggi dibanding waktu itu. Kita tagih 2 kali lipatnya saja. Semua pokoknya disebutkan saat proposal kepada kita para menteri," jelasnya.

"Keempat, yang tadi enggak disebutkan pak Sunarso adalah cost of fund turun karena PNM sama Pegadaian yang meminjam lebih tinggi sekarang bisa menggunakan BRI sebagai vehicle. Saya nanti akan tagih dan lihat," kata Sri Mulyani.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rekor Lagi! Market Cap BBRI Tembus Rp 648,67 T


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading