Bagaimana Ceritanya Jerry Ng Memiliki Kekayaan Rp 45 T?

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
04 February 2022 15:24
Jerry Ng

Jakarta, CNBC Indonesia - Jajaran orang paling tajir se-Indonesia bertambah. Pengusaha sekaligus bankir kawakan Jerry Ng menambah ramai daftar tersebut.

Jerry Ng menempati peringkat ke-12 orang paling tajir di Tanah Air periode 2021 versi Forbes. Kekayaannya mencapai US$ 3,2 miliar.

Kurs mata uang Garuda saat ini ada di kisaan Rp 14.350 per dollar Amerika Serikat (AS). Artinya, dengan menggunakan asumsi ini, kekayaan Jerry Ng setara sekitar Rp 45,92 triliun.


Lantas, bagaimana Jerry Ng mengumpulkan pundi-pundi kekayaan fantastis tersebut?

Satu hal yang menarik, akselerasi kekayaan Jerry Ng bukan melalui banyak kendaraan investasi, melainkan hanya satu, yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO).

Jerry Ng dan koleganya resmi mengakuisisi Bank Jago (sebelumnya bernama Bank Artos Indonesia) dari keluarga Arto Hardy pada 26 Desember 2019. Akuisisi ini dilakukan Jerry melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI).

Selain Jerry, koleganya, Patrick Walujo juga masuk ke ARTO melalui Wealth Track Technology Ltd (WTT), perusahaan investasi berbasis di Hong Kong.

Per 31 Desember 2021, MEI dan WTT sebagai pengendali Bank Jago masing-masing menguasai 29,806% dan 21,404% saham ARTO.

Persentase kepemilikan itu setara sebesar 4,12 miliar saham ARTO yang dikuasai MEI dan 1,62 miliar saham ARTO yang dimiliki WIT. Dengan asumsi harga saham ARTO saat ini Rp 16.775/saham, maka nilai kepemilikan MEI dan WIT jika digabungkan mencapai Rp 97,48 triliun.

Tidak hanya dua pengendali tersebut, raksasa ride-hailing, Gojek, melalui PT Dompet Karya Anak Bangsa, juga menjadi bagian pemegang saham ARTO dengan kepemilikan sebesar 21,404% sejak Desember 2020.

Sejak resmi dikuasai Jerry Ng dkk, harga saham ARTO sudah meroket 5.955,66% ke Rp 16.775/unit per Jumat (4/2/2022) pukul 10.30 WIB.

Dengan lonjakan harga yang fantastis tersebut, saham ARTO kini menduduki posisi 5 besar saham dengan kapitalisasi pasar(market cap) terbesar, yakni mencapai Rp 232,09 triliun.

Praktis, saham ARTO saat ini berada satu tingkat di atas grup konglomerasi Astra PT Astra International Tbk (ASII) dengan market cap Rp 221,65 triliun.

Jerry Ng yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama ARTO sendiri bukanlah nama baru. Dia sudah malang melintang di industri keuangan nasional dan bahkan luar negeri.

Jerry sebelumnya menakhodai BTPN sebagai direktur utama selama satu dekade dan berhasil melesatkan total aset bank ini menjadi 10 kali lipat.

Namun, dia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan karirnya di BTPN setelah bank tersebut merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia.

Pada 2003 silam, Jerry juga pernah berkarir di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) namun hengkang pada September 2007.

Pria pemeganjerg gelar sarjana Administrasi Bisnis dari University of Washington ini juga tercatat pernah bekerja di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Grup Astra. Sejumlah jabatan penting pernah diembannya seperti Deputi Presiden Direktur di PT Bank Universal, Presiden Direktur di PT Federal International Finance (FIF), dan menjadi Komisaris di PT Astra Colonial Mutual Group Life.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sebulan Ambruk, Ada Apa dengan Saham Bank Jago?


(adf/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading