Affiliator Binomo Cs Diduga Cuan dari Kerugian Korban

Market - Tim Riset, CNBC Indonesia
28 January 2022 07:25
BINOMO Foto: BINOMO

Jakarta, CNBC Indonesia - Korban dari aplikasi dengan embel-embel 'trading' binary option seperti Binomo terus bermunculan. Satu per satu dari mereka mulai 'speak up' lewat media sosial dan menceritakan pengalaman ruginya akibat ikut-ikutan berjudi di aplikasi Binomo dkk seperti para affiliator.

Salah satu yang aktif menyuarakan kasus ini di media sosial adalah sosok bernama Maru Nazara. Alasan mengapa ia gencar buka suara soal korban-korban dari Binomo dan para affiliator karena ia sama-sama menjadi korban.

Dalam sebuah podcast yang diunggah di YouTube dan dipandu oleh Gita Sinaga, Maru menyampaikan bahwa korban aplikasi binary option seperti Binomo terus berjatuhan.


Mereka berasal dari latar belakang yang beragam dan dengan nilai kerugian yang beragam pula. Ada yang rugi ratusan ribu, namun ada pula yang sampai kehilangan puluhan miliar sampai harus menanggung utang bahkan ada yang stres hingga sakit jiwa, bahkan ada pula yang bunuh diri.

Dalam podcast tersebut juga diputarkan beberapa video dari korban aplikasi Binomo secara langsung. Sampai saat ini Maru dan timnya sudah mengumpulkan sebanyak kurang lebih 1.300 bukti laporan kerugian dari mereka yang menjadi korban binary option karena tergiur oleh para affiliator.

Maru sendiri mengaku dirinya tergiur karena cuan yang dihasilkan begitu fantastis mulai dari jutaan hingga miliaran rupiah dalam waktu singkat.

Maru juga sebelumnya mengira bahwa transaksi di Binomo cs merupakan aktivitas trading karena dibungkus dengan sangat menarik oleh para affiliator padahal ini merupakan skema perjudian.

Ujung-ujungnya barulah Maru menyadari bahwa para affiliator ini untung besar bukan dari berjudi di Binomo Cs melainkan dari skema afiliasi di mana para affiliator ini yang mengajak para korbannya untuk berjudi di Binomo dkk dan setelah korbannya merugi, sang affiliator akan mendapatkan sebagian dari kerugian tersebut sebagai komisi dari Binomo dkk.

Maru bersama ribuan korban lain di binary option ini seolah membuka tabir bahwa literasi keuangan yang rendah membuka celah untuk dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Para oknum memanfaatkan literasi keuangan yang rendah dari korban dengan memberikan iming-iming muluk, apalagi kalau bukan kaya secara instan! Mereka menjual suatu produk yang seolah-olah seperti trading padahal sejatinya gambling.

Hal inilah yang menyebabkan Maru menyebutkan siap melanjutkan langkah hukum dengan melaporkan para affiliator tersebut ke pihak yang berwajib dengan tuduhan penipuan dan sebagai marketing platform judi alias agen kasino di mana perjudian merupakan hal yang ilegal di Indonesia.

Perlu diketahui bersama, platform binary option seperti Binomo yang sedang viral ini sebenarnya tidak menjual aset keuangan riil seperti mata uang (forex), kripto, atau saham.

Platform Binomo Cs sejatinya hanya menyediakan media bagi mereka para korban untuk berjudi dengan melakukan aksi tebak-tebakan apakah harga suatu aset akan naik atau turun.

Kalau tebakan korban benar maka korban akan menerima sejumlah uang dari bandar, sedangkan apabila salah, uang korban akan diambil oleh sang bandar dalam kasus ini platform binary tersebut.

Namun pergerakan harga aset keuangan yang dijadikan sebagai acuan taruhan di Binomo cs tadi tidak mengikuti pergerakan harga aset riilnya. Diduga ada skema manipulasi di dalamnya.

Pada beberapa kasus ekstrem chart harga yang dikenal dengan candle stick dalam indikator analisis teknikal dapat dimanipulasi sedemikian rupa agar menguntungkan pihak bandar, dalam hal ini adalah pemilik platform seperti Binomo dkk.

Semakin banyak yang bergabung, maka semakin banyak pula yang menjadi korban yang berarti semakin menguntungkan bandar.

Untuk mencapai misi tersebut tak jarang para penyedia platform menggaet influencer yang dinilai potensial untuk menjebak sebanyak-banyaknya korban.

Skema kerja sama antara platform dan influencer sendiri biasanya mengacu pada strategi pemasaran afiliasi (affiliate marketing) di mana apabila sang influencer sukses membawa korban untuk berjudi di Binomo cs, maka influencer tersebut akan menerima komisi yang jumlahnya wow dari platform judi daring tersebut.

Jadi singkat cerita, orang-orang yang dikenal selama ini sebagai pro-trader di dunia maya, mereka tak lain dan tak bukan ditengarai hanyalah agen pemasar yang 'didandani' seperti trader sungguhan.

Kemungkinan uang dan kekayaan yang mereka dapat justru sebagian besar berasal dari komisi menjadi affiliator karena dalam beberapa kasus para penyedia platform sampai rela memberikan komisi hingga 70% untuk afiliator atas kesuksesannya mencari pelanggan atau di kasus Binomo dkk adalah korban.

Ini tentu menjadi perhatian bersama. Sudah menjadi pekerjaan rumah bagi regulator seperti OJK untuk tidak hanya meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia yang tergolong masih rendah tetapi juga menertibkan aplikasi investasi bodong yang sudah sangat meresahkan.

Penegakan dan penguatan hukum (law enforcement) akan menjadi kunci utama lain untuk menguraikan dan menyelesaikan permasalahan yang sudah jelas-jelas menjadi kejahatan keuangan (financial crime).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dicap Judi Online, Begini Cara Menghindari Rayuan Binomo Cs


(RCI/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading