Dicampakkan dari LQ45, Saham ACES-BSDE dkk Nyungsep Berjamaah

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
26 January 2022 13:25
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), bersama empat saham emiten yang dikeluarkan dari indeks LQ45 periode Februari-Juli 2022 ditutup melorot ke zona merah pada sesi satu perdagangan hari ini, Rabu (26/1/2022).

Selasa (25/1/2022), Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan perombakan alias evaluasi mayor konstituen LQ45 bersama indeks unggulan lainnya.

Berikut kinerja 5 saham konstituen yang keluar dari indeks LQ45, mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI) per sesi I hari ini.


  1. AKR Corporindo (AKRA), turun 6,45%, ke Rp 725/saham

  2. Ace Hardware Indonesia (ACES), turun 4,40%, ke Rp 1.195/saham

  3. Bumi Serpong Damai (BSDE), turun 4,19%, ke Rp 915/saham

  4. Jasa Marga (JSMR), turun 3,20%, ke Rp 3.330/saham

  5. Pakuwon Jati (PWON), turun 2,31%, ke Rp 422/saham

Saham emiten distributor bahan bakar minyak (BBM) AKRA menjadi yang paling melorot, yakni hingga minus 6,45% ke Rp 725/saham. Dengan ini, dalam sepekan, saham AKRA melemah 7,64%.

Saham emiten pusat perlengkapan rumah tangga Ace Hardware Indonesia (ACES) juga ambles 4,40% ke posisi Rp 1.195/saham. Saham ACES tercatat sudah turun 10,82% selama sepekan belakangan.

Duo properti Bukit Serpong Damai (BSDE) dan Pakuwon Jati (PWON) pun masing-masing terbenam di zona merah hingga minus 4,19% dan 2,31% hingga siang ini.

Saham BUMN Karya Jasa Marga (JSMR) juga tercatat melemah 3,20%, melanjutkan pelemahan sejak dua hari lalu.

Sebelumnya, BEI melakukan perombakan atau evaluasi mayor terhadap sejumlah indeks unggulan, termasuk LQ45, untuk periode Februari sampai Juli 2022.

Dengan keluarnya lima saham di atas, praktis lima saham lainnya menjadi penghuni anyar LQ45.

Kelimanya adalah saham emiten pengelola ritel Alfamart PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), emiten multifinance PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), Grup Emtek PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), emiten batu bara PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan BUMN Karya PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WKST).

Selain LQ45, bursa juga mengocok ulang penghuni indeks IDX30.

Saham emiten Grup Emtek PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan BUMN Karya PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menjadi penghuni baru IDX30.

Sementara, duo emiten raksasa rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) keluar dari IDX30.

"Daftar dan jumlah saham yang digunakan dalam penghitungan indeks pada indeks-indeks tersebut akan efektif berlaku pada tanggal 2 Februari 2022," jelas BEI dalam keterangannya, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (25/1).

Selain IDX30 dan LQ45, BEI juga melakukan evaluasi mayor terhadap sejumlah indeks lainnya, yaitu IDX80, Kompas100, MNC36, SMinfra18.

Kemudian, BEI juga akan melakukan Penyesuaian Tahap Akhir Jumlah Saham Penghitungan Indeks, yaitu menerapkan saham free float +0% saham non-free-float serta batasan bobot (cap) sebesar 100% untuk beberapa indeks. Indeks yang dimaksud, yakni Kompas100 (dengan cap 9%), MNC36 (cap 15%), dan SMinfra18 (cap 15%). Khusus indeks terakhir, BEI menjelaskan, tidak berlaku tahapan cap indeks.

Berikut daftar lengkap konstituen terbaru LQ45:

Konstituen LQ45 Periode Februari-Juli 2022Foto: CNBC Indonesia
Konstituen LQ45 Periode Februari-Juli 2022
Konstituen LQ45 Periode Februari-Juli 2022Foto: CNBC Indonesia
Konstituen LQ45 Periode Februari-Juli 2022

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Masuk LQ45, Saham AMRT-WSKT Cs 'Ngamuk' Pagi Ini!


(adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading