Akuisisi Bank Mayora, BBNI Incar Kredit Tumbuh Double Digit!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
26 January 2022 11:14
Royke Tumilaar Dirut BBNI

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menargetkan pertumbuhan kredit yang agresif. Strategi ini sejalan dengan rencana bank pelat merah ini untuk merambah bisnis bank digital.

Direktur Utama BBNI Royke Tumilaar menyebut, pertumbuhan kredit tahun ini bisa mencapai 7% hingga 10% secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya. Untuk medio 2021, pertumbuhan kredit BBNI tumbuh 5,3% secara tahunan.

"Kami ada penguatan di manajemen risiko dan akan mengubah proses bisnis dengan platfom digital," ujar Royke, Rabu (26/1/2022).


Perubahan strategi itu sejalan dengan rencana BBNI untuk mencaplok Bank Mayora. BBNI bakal mengakuisisi Bank Mayora dengan membeli 1,03 miliar saham baru yang diterbitkan Bank Mayora dan 169,08 juta kepemilikan International Finance Corporation (IFC) di bank milik pengusaha nasional Jogi Hendra Atmadja tersebut.

Setelah akuisisi rampung, BBNI bakal menguasai 1,19 miliar saham atau setara 63,92% modal ditempatkan dan disetor penuh Bank Mayora. Sedangkan PT Mayora Inti Utama bakal memiliki 36,08% saham Bank Mayora.

BBNI juga bakal mengincar sektor tertentu yang sudah berjalan untuk menopang perfoma kredit, termasuk proyek ibu kota baru, proyek-proyek hilirisasi dan pengolahan komoditas.

"Pak Jokowi sudah menyetop ekspor komoditas raw material. Ini menjadi kesempatan yang besar," terang Royke.

Ia menambahkan, segmen pertanian dan kesehatan teta menjadi tulang punggung kinerja perusahaan berkaca dari kondisi pandemi yang tengah terjadi. Sektor properti juga diramal bakal menambah kesegaran kinerja BBNI sejalan dengan membaiknya perekonomian.

Direktur Corporate Banking BBNI Silvano Rumantir menambahkan, kredit korporasi sejauh ini juga menambah kualitas kredit BBNI.

"Kami konsisten ekspansi di sektor yang kami anggap resilience seperti FMCG, telekomunikasi dan sektor lainnya. Strategi melalui ekspansi kredit selektif masih pada top tier, memberikan solusi perbankan komprehensif," jelas Silvano.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Santer Kabar Akuisisi Bank Mayora, Saham BBNI Diborong Asing!


(sys/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading