Kabar Terbaru Soal Dompet Digital DANA, Jadi Diakuisisi?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
25 January 2022 14:45
Pembayaran Digital, E Wallet (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Grup Sinarmas dikabarkan akan mengumumkan akuisisi dompet digital DANA yang dimiliki Grup Elang Mahkota Teknologi (Emtek) dalam waktu tak lama lagi.

Kabar terbaru, akuisisi ini bakal dilakukan melalui salah satu entitas Grup Sinarmas, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Akuisisi tersebut juga memungkinkan bakal masuknya Alibaba sebagai investor baru ke emiten telekomunikasi tersebut.

Kabar ini makin hangat dibicarakan para pelaku pasar. Ada yang menyebutkan transaksi pengambilalihan tersebut akan dilakukan pekan ini. 


CNBC Indonesia sudah mengonformasi lebih lanjut mengenai rencana aksi korporasi ini kepada Direktur Utama FREN, Merza Fachys. Namun, sampai berita ini ditayangkan, Merza belum memberikan tanggapannya.

Seperti diketahui, isu Grup Sinarmas mau mengakuisisi ini telah bergulir sejak Agustus 2021 lalu. Kala itu, Sinarmas dikabarkan sedang dalam proses untuk mengakuisisi perusahaan dompet digital DANA.

DANA didirikan pada 2018, investor utamanya adalah PT Elang Sejahtera Mandiri dengan kepemilikan 49%. Elang Sejahtera Mandiri merupakan anak usaha dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK). Sisanya, 45% dimiliki oleh Ant Financial melalui API Investment Limited.

Kabar mengenai rencana akuisisi ini mengemuka setelah Deal Street Asia menyebut, Sinar Mas Group sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi dompet digital DANA menurut tiga sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Sumber itu menuliskan, bila akuisisi ini terwujud, Grup Sinarmas akan bermitra dengan Ant Financial untuk bisnis DANA. Ant Financial merupakan salah sau unicorn asal Tiongkok yang dikenal Alipay, pemain terbesar di pasar pembayaran digital di negaranya.

Selain berinvestasi di DANA, Ant Financial juga menggenggam kepemilikan 13,05% saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).

Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto, saat dikonfirmasi, menolak memberikan jawaban lebih rinci mengenai rencana Grup Sinarmas mengembangkan bisnis dompet digital di tanah air.

"Kami tidak dalam posisi menjawab," katanya, kepada CNBC Indonesia, Senin (9/8/2021).

Saat ini, juga belum diketahui, entitas Grup Sinarmas yang akan menaungi rencana aksi korporasi ini.

Catatan CNBC Indonesia, saat ini Sinarmas sudah memperoleh lisensi uang elektronik melalui Simas Pay yang dikelola PT Bank Sinarmas. Ini adalah lisensi uang elektronik kedua yang didapat setelah sebelumnya PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mendapat perizinan untuk produk Uangku.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kode Keras, Grup Emtek Siap Lepas DANA ke Sinarmas


(sys/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading