PP Targetkan Laba Bersih Naik 18% Pada 2022

Market - Vega Aulia Pradipta, CNBC Indonesia
20 January 2022 20:03
foto : www.pt-pp.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten BUMN PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membidik laba bersih tumbuh sekitar 18% dan kontrak baru tumbuh sekitar 47% pada tahun ini, dibandingkan dengan realisasi tahun 2021 lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (20/1/2022), untuk mencapai target pertumbuhan kinerja tersebut, PTPP telah menyusun berbagai strategi dan kebijakan pada tahun ini.

Adapun beberapa strategi perusahaan yang telah disusun pada tahun ini antara lain adalah pertama, peningkatan kapabilitas penetrasi pasar khususnya pada sektor champion yang menjadi keunggulan PTPP pada saat ini.


Kedua, memperbesar dan berfokus pada portofolio milik Pemerintah, BUMN, dan Kerja sama BUMN. Ketiga, peningkatan pengelolaan investasi.

Keempat, peningkatan kapasitas balance sheet perusahaan di mana salah satunya dilakukan dengan berfokus pada program smart asset recycling termasuk pada asset recycling sektor properti.

Adapun untuk strategi peningkatan pengelolaan investasi, yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan program investasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

PTPP memiliki peluang kontrak baru konstruksi dari adanya investasi tersebut, yang berasal dari pekerjaan proyek infrastruktur maupun pembangunan pabrik di kawasan tersebut.

Pada tahun ini dan tahun mendatang, PTPP masih memiliki berbagai kesempatan untuk menggarap sejumlah proyek konstruksi lainnya di KIT Batang, seperti pematangan lahan seluas 2.650 ha, pembangunan pengelola dan sarana ibadah, pembangunan pabrik siap pakai, dryport, seaport, jetty, dan pembangunan infrastruktur dan utilitas lainnya.

Selain program investasi, pada tahun 2022 ini PTPP juga melakukan asset recycling baik untuk sektor properti maupun non properti.

Di sektor non properti, PTPP akan melakukan divestasi atau asset recycling pada penjualan peralatan berat konstruksi di mana hasil divestasi tersebut akan digunakan untuk pembaharuan dan investasi alat-alat berat baru yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan anak perusahaan saat ini seperti pada kebutuhan area pertambangan.

Selain itu, PTPP juga akan melakukan asset recycling melalui skema pelepasan saham pada empat perusahaan patungan yang didirikan oleh PTPP maupun Anak Usahanya di sektor Properti, Pembangkit Listrik, dan Minyak Bumi. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Moncer! Timah Cetak Laba Rp 270 M dari Rugi Ratusan Miliar


(vap/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading