Setelah Sayurbox-Halodoc, Grup Astra Bidik Investasi Ini

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
17 January 2022 14:50
Gedung Astra

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan induk holding Grup Astra, PT Astra International Tbk (ASII), bakal gencar berinvestasi di perusahaan sektor ekonomi baru (new economy) hingga investasi hijau (green investment) dalam alokasi belanja modal tahun 2022.

Head of Investor Relation Astra International, Tira Ardianti mengatakan, perseroan saat ini masih mengevaluasi besaran rencana belanja modal Grup Astra setelah mengevaluasi hasil kinerja keuangan sepanjang tahun 2021 yang telah diaudit.

Sekadar gambaran, sepanjang tahun 2021, emiten bersandi ASII ini menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai Rp 11 triliun - Rp 12 triliun, lebih tinggi dari tahun lalu sebelumnya sekitar Rp 8 triliun.


"Besar kecilnya rencana belanja modal melihat berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi di Indonesia dan kesempatan bisnis yang ada," kata Tira, saat dihubungi CNBC Indonesia, Senin (17/1/2022).

Tira menambahkan, belanja modal itu sebagian besar belanja modal Astra yang digunakan untuk pergantian alat berat di bisnis kontrak servis pertambangan PT PAMA, kemudian disusul bisnis-bisnis lainnya.

"Selain itu, Astra juga senantiasa mengeksplorasi kesempatan-kesempatan bisnis yang ada, termasuk green investment dan investasi di new economy," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya Grup Astra menjadi investor utama (lead investor) di dua perusahaan rintisan layanan telemedicine, Halodoc, dan e-commerce groceries, Sayurbox.

Astra menyuntikkan modal sebesar US$ 5 juta atau setara dengan Rp 73 miliar (kurs Rp 14.500/US$) di Sayurbox dan sekitar US$ 35 juta atau setara Rp 508 miliar di Halodoc, masing-masing pada Maret dan April 2021 sehingga totalnya US$ 40 juta atau setara Rp 580 miliar.

Presiden Direktur ASII, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, investasi Grup Astra itu sejalan dengan upaya digitalisasi yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Astra juga telah berinvestasi di perusahaan rintisan Gojek.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Siap 'Tantang' Gopay-OVO dkk, AstraPay Bidik 15 Juta Pengguna


(sys/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading