Harga Timah Nyaman Sekali di Pucuk, Ini Loh Penyebanya

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
14 January 2022 17:25
An employee works next to molten iron at a steel mill of Dongbei Special Steel in Dalian, Liaoning province, China July 17, 2018. REUTERS/Stringer  ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT. Foto: REUTERS/Stringer

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga timah dunia menguat pada perdagangan hari ini. Produsen timah terbesar ketiga dunia, Malaysia, jadi pendorong.

Pada Jumat (14/1/2022) pukul 14.42 WIB harga timah tercatat US$ 41.000/ton, naik 1,21% dibandingkan harga penutupan kemarin.


Permintaan timah olahan dari Malaysia melonjak terutama dari China, konsumen utama logam dunia. Saat permintaan tinggi, pasokan di negeri Jiran tersebut rendah. Sehingga harga timah terdorong naik.

"Pada bel pembukaan hari ini, kami melihat permintaan sebesar 579 ton, sementara penawaran hanya sebesar dua ton," mengutip Bernama, Kamis (13/1/2021).

Ketimpangan antara permintaan dan penawaran mendorong harga timah pada bursa Malaysia (KLTM) menembus rekor tertinggi sepanjang masa. Harga timah di KLTM berakhir pada rekor tertinggi dalam sejarah US$40.400 per ton kemarin.

Timah digunakan dalam elektronik konsumen seperti smartphone, laptop, dan digitalmelalui solder dalam semikonduktor. Permintaan dari sektor ini akan melonjak seiring dengan kebutuhan perangkat teknologi yang meningkat selama pandemi COVID-19.

Permintaan juga datang dari sektor energi baru terbarukan (EBT). Solder timah menjadi bagian utama dari sel fotovoltaik, yang merupakan komponen utama yang membentuk panel surya.


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading