Saham LPIN Milik Lippo Melesat, Apa Benar OVO Mau Backdoor?

Market - Riset, CNBC Indonesia
14 January 2022 11:10
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) yang dimiliki oleh Grup Lippo bergerak liar dalam dua hari terakhir.

Kemarin harga saham LPIN ditutup naik 25% atau terkena Auto Reject Atas (ARA) di level Rp 1.000/unit. Hari ini harga saham LPIN kembali naik. Pada 09.42 WIB, harga saham LPIN ditransaksikan naik 17% ke level Rp 1.170/unit bahkan saham LPIN sempat menyentuh level ARA 25% di level Rp 1.250/unit.

Kenaikan harga saham LPIN tersebut menyusul rumor yang beredar di kalangan para pelaku pasar bahwa saat ini ada salah satu startup unicorn yang sedang mendekati LPIN untuk melakukan aksi korporasi berupa backdoor listing.


Backdoor listing sendiri merupakan aksi korporasi yang dilakukan oleh perusahaan non-publik untuk masuk ke pasar modal lewat 'jalur belakang'.

Aksi backdoor listing dinilai menjadi salah satu alternatif untuk masuk ke market dengan proses yang lebih sederhana dibandingkan dengan lewat jalur penawaran perdana (IPO).

Rumor LPIN yang bakal di backdoor listing oleh startup unicorn Tanah Air tersebut menimbulkan aksi spekulasi sehingga harga sahamnya bergerak liar.

Sebagai informasi, startup yang menyandang status unicorn berarti memiliki valuasi setidaknya US$ 1 milliar. Dengan asumsi kurs saat ini di Rp 14.300/US$ berarti valuasinya mencapai Rp 14,3 triliun.

Di Indonesia saat ini ada 7 startup yang menyandang status sebagai unicorn yakni Traveloka, Bukalapak, OVO, Xendit, J&T Express, Ajaib dan yang paling baru adalah Kopi Kenangan. Diketahui OVO merupakan startup unicorn yang terafiliasi dengan grup Lippo yang merupakan pengendali LPIN.

Untuk diketahui, dengan kenaikan harga saham LPIN yang terjadi dalam dua hari terakhir, nilai kapitalisasi pasar LPIN berada di Rp 488 miliar.

Jika benar rumor yang beredar tersebut, alasan memilih LPIN sebagai kendaraan backdoor listing karena antara lain, LPIN hanya memiliki utang Rp 24 miliar. Ini setara rasio utang terhadap ekuitas atawa debt to equity ratio (DER) 0,07 kali.

Rendahnya utang ditambah besarnya ketersediaan kas juga mwembuat LPIN memiliki rasio kas hingga 800%.


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading