Kacau! Sugih Energy Enggak Punya Uang Sekadar Untuk RUPS!

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
13 January 2022 20:10
Sugih Energy

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sugih Energy Tbk (SUGI) sudah tidak lagi sugih (Bahasa Jawa dari sejahtera). Jajaran direksi dan komisaris emiten pertambangan minyak dan gas (migas) kompak mengundurkan diri karena alasan yang ironis.

Pengunduran diri berjamaah itu dilakukan lantaran direksi telah berupaya dengan segara cara agar bisa melaksanakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Namun, perusahaan tidak lagi memiliki uang sedikit pun untuk menghelat kegiatan ini.

"Kami secara bersama-sama mengajukan pengunduran diri dari jabatan pengurus perseroan," tulis manajemen SUGI dalam keterangannya, Kamis (13/1/2022).


Dengan tidak adanya manajemen kunci dalam perusahaan, maka kegiatan operasional SUGI bakal diserahkan kepada pemegang saham.

Dalam suratnya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen kunci yang mengundurkan diri adalah, Presiden Direktur Walter Kaminsky, beserta jajaran direksi lain, yakni David K. Wiranata dan Lawrence T.P. Siburian. Presiden Komisaris Fadel Muhammad dan komisaris independen Sany Kharisman Wisekay juga mengambil langkah serupa.

Jajaran direksi sejatinya sudah menghubungi pemegang saham. Akan tetapi, tidak ada pemegang saham mau menaruh dana untuk penyelenggaraan RUPST.

SUGI juga menyebutkan bahwa jajaran direksi dan komisaris tidak dapat bekerja karena tidak memiliki kantor yang telah disegel oleh pihak pengelola gedung akibat sewa yang tidak dibayarkan.

Manajemen juga menyebutkan bahwa perusahaan tidak memiliki karyawan lagi karena perusahaan tidak memiliki uang untuk membayar gaji sejak awal 2019. Program kerja pun tidak bisa dilaksanakan.

SUGI juga menyebutkan bahwa perusahaan tidak mampu membuat laporan keuangan kepada OJK dan BEI sejak 2018. Di sisi lain, direksi dan komisaris juga tidak menerima honor sejak RUPSLB pada Oktober 2019.

Sebelumnya, pihak bursa juga telah menyampaikan bahwa SUGI terancam didepak dari bursa alias berpotensi delisting karena masa suspensi saham Perseroan telah mencapai 24 bulan pada tanggal 1 Juli 2021.

Pemegang saham SUGI antara lain Golden Hill Energy Fund 11,52 persen, Dana Pensiun Pertamina 8,05 persen, Inventures Capital Pte. Ltd., 7,71 persen, Credit Suisse AG 6,49 persen, dan masyarakat 66,23 persen. Total saham SUGI 24,81 miliar saham, dimana publik memegang 16,43 miliar saham.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Curhat Erick Thohir: Saya Disodorin Mau RUPS 2 Hari Lagi


(fsd/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading