Rights Issue Rp 11,96 T, Waskita Selesaikan 7 Proyek Tol Ini

Market - sys, CNBC Indonesia
10 January 2022 18:40
Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), telah menerima seluruh dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam rangka aksi korporasi rights issue  senilai Rp 7,9 triliun. Perseroan menargetkan jumlah dana yang ditargetkan sebesar Rp11,96 triliun.

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), telah menerima seluruh dana Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 7,9 triliun. Emiten saham pelat merah ini menargetkan jumlah dana yang ditargetkan sebesar Rp11,96 triliun melalui aksi korporasi lanjutan berupa rights issue demi menjaga porsi pemegang saham publik.

Dana rights issue yang berasal dari PMN akan digunakan untuk penyelesaian proyek 7 ruas tol, yaitu Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 112 kilometer (km) senilai Rp 3,03 triliun, Bekasi- Cawang-Kp. Melayu (16 km) senilai Rp 1,13 triliun, Cimanggis-Cibitung (25 km) senilai Rp 623 miliar.

Selanjutnya, ruas Ciawi-Sukabumi (54 km) senilai Rp 637 miliar, Pejagan-Pemalang (58 km) senilai Rp 204 miliar, Pasuruan-Probolinggo (44 km) senilai Rp1,22 triliun, dan Krian- Legundi-Manyar (38 km) senilai Rp 1,06 triliun.


"Setoran modal ini menunjukkan kepercayaan dan support konkret dari Pemerintah atas upaya perbaikan fundamental keuangan Waskita," kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita, Taufik Hendra Kusuma, Senin (10/1/2022).

Sedangkan, dana rights issue yang berasa publik ini akan digunakan sebagai modal kerja dan capex untuk Waskita Karya dan anak perusahaannya.

Seperti diketahui, proses perdagangan rights issue Waskita berlangsung dari 30 Desember 2021 hingga 12 Januari 2022, dengan harga penebusan right sebesar Rp 620.

Taufik menjelaskan bahwa Waskita optimismis akan memiliki kinerja operasional dan keuangan yang lebih baik pada 2022.

Tahun ini, perseroan merencanakan sejumlah program jangka menengah seperti berpartisipasi pada proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, menggarap proyek di luar negeri melalui kerjasama G2G Indonesia dengan beberapa negara seperti rumah Indonesia di Mekkah, oil for infrastructure di Sudan Selatan, dan proyek infrastruktur di Turki, melanjutkan proses divestasi 3-4 jalan tol, pengembangan anak usaha seperti Waskita Karya Infrastruktur dan Waskita Karya Realty.

"Program-program jangka menengah tersebut menunjukkan upaya dan optimisme untuk memperbaiki kinerja operasional dan keuangan Perseroan," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

8 Jurus Waskita Karya Perbaiki Keuangan


(sys/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading