Bos Bukalapak Rachmat Kaimuddin Resign!

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
29 December 2021 13:15
Emiten e-commerce, PT Bukalapak Tbk (BUKA), mendapat persetujuan pemegang saham untuk mengubah penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perseroan.

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bukalapak Tbk (BUKA) Muhammad Rachmat Kaimuddin mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran ini disampaikannya pada 28 Desember 2021 lalu.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan, nantinya pengunduran ini akan diproses dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.

"Pada tanggal 28 Desember 2021, Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Muhammad Rachmat Kaimuddin selaku Direktur Utama Perseroan," tulis keterbukaan informasi tersebut, Rabu (29/12/2021).


Lebih lanjut, manajemen Bukalapak menyebutkan pengunduran ini dilakukan lantaran Rachmat berencana akan melakukan pengabdian negara dengan bekerja untuk pemerintah.

Kendati telah menyampaikan pernyataan pengunduran dirinya, hingga saat ini Rachmat masih memimpin perusahaan.

"Sampai saat ini, Rachmat Kaimuddin masih menduduki posisi sebagai Direktur Utama Bukalapak dan akan membantu proses transisi kepemimpinan di internal Bukalapak. Adapun Teddy Oetomo, Natalia Firmansyah, dan Willix Halim tetap menjabat sebagai Direktur Bukalapak," kata Perdana Arning Saputro, VP of Corporate Secretary Bukalapak, dalam keterangannya Rabu ini.

Untuk diketahui, Rachmat bukan hanya menjabat sebagai direksi di Bukalapak, namun dirinya juga merupakan salah satu pemegang saham perusahaan.

Menurut prospektus Bukalapak.com saat penawaran umum, Rachmat memiliki 0,13% atau 104.291.245 (104,29 juta) saham. Setelah pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO), persentase sahamnya jadi 0,10% kendati jumlahnya tetap.

Dia meraih gelar Bachelor of Science dari Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA, dan Master of Business Administration dari Stanford University, California, Amerika Serikat.

Sebelum bergabung dengan Bukalapak, dia menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) mulai 2018, dan sebagai anggota dewan komisaris pada bank yang sama, hingga diangkat sebagai direktur pada 2014.

Pernah menjabat Managing Director PT Cardig Air Services, Chief Financial Officer PT Bosowa Corporindo, Managing Director PT Semen Bosowa Maros, Vice President Baring Private Equity Asia , dan Principal di Quvat.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saham Bukalapak Bergerak Liar, Berakhir di Zona Merah


(mon/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading