Jangan Lengah! WHO Bongkar Lagi Fakta Baru Varian Omicron

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
18 December 2021 20:20
World Health Organization

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian Omicron B.1.1.529 yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan telah menyebar ke berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Hingga 18 Desember 2021, setidaknya ada tiga kasus omicron yang ada di Indonesia.

Secara global, Covid-19 varian omicron telah dilaporkan di 89 negara dan jumlah kasus meningkat dua kali lipat dalam 1,5 hingga 3 hari di daerah dengan penularan komunitas, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti dikutip dari CNBC International, Sabtu (18/12/2021).

"Omicron menyebar dengan cepat di negara-negara dengan tingkat kekebalan populasi yang tinggi, tetapi tidak jelas apakah ini karena kemampuan virus untuk menghindari kekebalan, peningkatan penularan yang melekat atau kombinasi keduanya," kata WHO dalam sebuah pembaruan.


Badan tersebut menetapkan omicron sebagai variant of concern pada 26 November, segera setelah pertama kali terdeteksi, dan masih banyak yang belum diketahui tentang hal itu, termasuk tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya.

"Data keparahan klinis Omicron masih terbatas, lebih banyak data diperlukan untuk memahami profil keparahan dan bagaimana tingkat keparahan dipengaruhi oleh vaksinasi dan kekebalan yang sudah ada sebelumnya," kata WHO.

Selain itu, WHO menambahkan jika data yang terbatas dan tidak ada bukti untuk preview tentang kemanjuran atau efektivitas vaksin hingga saat ini untuk Omicron. WHO memperingatkan bahwa dengan kasus yang meningkat begitu cepat, rumah sakit bisa kewalahan di beberapa tempat.

Buktinya, rawat inap di Inggris dan Afrika Selatan terus meningkat, dan mengingat jumlah kasus yang meningkat pesat, ada kemungkinan banyak sistem perawatan kesehatan menjadi cepat kewalahan.

Untuk diketahui, Inggris melaporkan ledakan infeksi Covid-19 tiga hari berturut-turut. Jumat (17/12/2021), kasus kembali memecahkan rekor baru, menjadi 93.045. Adapun Omicron disalahkan sebagai pemicu kenaikan 80% kasus baru di London.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dipicu Varian Omicron, Dow Jones Sempat Ambruk 1,000 Poin!


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading