Mayday, Mayday! Harga Emas Mau Jatuh...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
01 December 2021 08:10
Saiful (48) melakukan proses pencucian gelang silver di salah satu pasar di Jakarta, Kamis (25/11/2021). 
Meski mengalami penurunan pendapatan hingga hampir 50% akibat pandemi Covid-19, para pengrajin cuci perhiasan tetap bertahan. Berbekal sejumlah alat sederhana yang terjajar di depannya, pria berusia 48 tahun tersebut tampak terampil tatkala membersihkan perhiasan-perhiasan milik pelanggannya. Menurut Saiful

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia bergerak turun pada perdagangan pagi hari ini. Ke depan, bagaimanakah nasib harga sang logam mulia? Bisa bangkit atau malah kian terpuruk?

Pada Rabu (1/12/2021) pukul 07:17 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.774,62/troy ons. Turun 0,58% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Harga emas tengah menjalani tren koreksi. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas ini membukukan pelemahan 0,86$+% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, penurunannya adalah 1,04%.


Sayangnya, tren bearish sepertinya masih akan membayangi harga emas. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan target harga emas dalam waktu dekat ada di US$ 1.758/troy ons. Artinya, harga masih bisa terpangkas hampir 1% dari posisi sekarang.

emasSumber: Reuters

"Harga emas telah berbalik menuju downtrend. Sulit bagi emas untuk berbalik menuju tren kenaikan," sebut Wang dalam risetnya.

Apabila harga emas turun hingga ke US$ 1.758/troy ons, lanjut Wang, maka tren koreksi akan makin terkonfirmasi. Sebaliknya jika harga malah naik dan menembus di atas US$ 1.800/troy ons, maka bisa berlanjut hingga ke US$ 1.817/troy ons.

"Sulit untuk memperkirakan berapa lama lagi harga emas tidak akan banyak bergerak. Namun kalau melihat harga, penembusan di bawah US$ 1.773/troy ons akan memberi penegasan terhadap downtrend," papar Wang.

emasSumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading