Tok! AKRA Setujui Stock Split 1:5 di Desember

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
26 November 2021 18:05
PT. AKR Corporindo Tbk (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten distributor bahan bakar minyak (BBM), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bakal menyetujui rencana pemecahan nilai nominal saham perseroan atau stock split dengan rasio 1:5.

Untuk memuluskan sksi korporasi itu, manjamen AKRA akan meminta restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) yang akan dilaksanakan pada 20 Desember 2021.

Direktur AKR Corporindo, Suresh Vembu menyatakan, Rapat tersebut nantinya hanya akan membahas satu agenda mengenai pemecahan nilai nominal saham.


"Kami akan membahas usulan stock split dengan perbandingan 1:5 terhadap saham perseroan dari nilai nominal semula Rp 100 per saham menjadi Rp 20 per saham," ungkap Suresh Vembu, dalam keterangan resmi, Jumat (26/11/2021).

Suresh menambahkan, pemecahan nilai nominal saham ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia.

"Melalui stock split ini, harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau, khususnya bagi investor ritel, yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah pemegang saham perseroan," imbuhnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan, jumlah saham beredar perusahaan saat ini sebanyak 4.014.694.920. Setelah stock split nanti jumlahnya akan menjadi sebanyak 20.073.474.600.

Manajemen perusahaan mengungkapkan dengan dilakukan aksi korporasi ini akan berdampak pada bertambahnya jumlah saham sekaligus penurunan harga sahamnya.

Sebagai gambaran, pada penutupan perdagangan Jumat ini, harga saham AKRA diperdagangkan di kisaran Rp 4.050 sampai dengan Rp 4.210 per saham dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 16,58 triliun. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

AKRA Bagi Dividen Interim Rp 237 M, Ini Jadwalnnya


(sys/sys)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading