Catat! Penerbitan Obligasi 2021 Bisa Capai Rp 108 T

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
23 November 2021 18:15
Obligasi (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) menyebutkan hingga akhir tahun nanti masih ada potensi penerbitan surat utang korporasi mencapai Rp 10 triliun. Nilai ini dengan memprediksi potensi nilai obligasi yang jatuh tempo jelang akhir tahun ini mencapai Rp 108 triliun.

Direktur Utama PHEI Yoyok Isharsaya mengatakan hingga 19 November 2021 lalu nilai obligasi korporasi yang telah diterbitkan mencapai Rp 92 triliun.

"Obligasi jatuh tempo sepanjang tahun ini sebesar Rp108 triliun. Sehingga ada potensi sisa penerbitan hingga akhir tahun 2021 mendekati nilai jatuh temponya, atau sekitar Rp10 triliun," kata Yoyok kepada CNBC Indonesia, Selasa (23/11/2021).


Mengacu pada data BEI, per 12 November 2021 lalu nilai penggalangan dana di bursa mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. Nilai penggalangan dana ini termasuk aksi korporasi dengan instrumen saham dan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS)

Direktur Penilaian Perusahaan BEI IGD Nyoman Yetna mengatakan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, penggalangan dana dari pencatatan saham mengalami kenaikan sebesar 518% dan untuk EBUS mengalami kenaikan sebesar 14,3%.

"Hingga tanggal 12 November 2021, telah dilakukan penggalangan dana sebesar Rp32,26T dari instrumen saham dan Rp 83,3T dari penerbitan EBUS," kata Nyoman pekan lalu.

Di pipeline bursa, hingga awal bulan ini terjadi peningkatan kenaikan nilai penerbitan EBUS hingga 81,3%.

Untuk diketahui, nilai penerbitan oblihasi di tahun ini sudah lebih besar ketimbang dengan total nilai penerbitan di tahun lalu.

Berdasarkan data BEI, tahun lalu nilai obligasi yang diterbitkan hanya mencapai Rp 86,96 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pemerintah Jual Surat Utang Dolar & Euro, Duitnya Buat Apa?


(mon/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading