Gokil! Pria Kelahiran Indonesia Ini Tajir Berkat Elon Musk

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
13 November 2021 20:20
Leo Koguan (Tangkapan Layar via Peking University Education Foundation (USA))

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria kelahiran Indonesia berkebangsaan Amerika Serikat, Leo Koguan, satu dari deretan fans berat Elon Musk yang mempertaruhkan hartanya pada perusahaan Elon, Tesla.

Bermula dari kondisinya yang hampir bangkrut pada awal pandemi COVID-19 karena pasar ekuitas jatuh, Koguan memutuskan menjual sebagian sahamnya seperti Baidu, Nvidia, China Mobile, dan Nio. Kemudian, hasil penjualan sahamnya itu digunakan untuk membeli saham Tesla, istilahnya untuk investasi jangka panjang di masa pandemi.

"Saya menganggap diri saya sebagai fanboy Elon. Saya akan mengatakan bahwa dia adalah satu-satunya orang yang saya hormati di bumi," ujar Leo Kaguan.


Bukan tanpa sebab, hasil dari mengidolakan Elon Musk, Leo Kaguan, pria keturunan Indonesia berhasil menarik perhatian dunia karena ketina untung hingga Rp122 triliun. Seperti banyak orang yang terdampak oleh Pandemi covid-19, Leo Koguan juga mengalami hal tersebut.

Lelali berusia 66 tahun itu, memutuskan menjual sebagian sahamnya seperti Baidu, Nvidia, China Mobile, dan Nio. Kemudian, hasil penjualan sahamnya itu digunakan untuk membeli saham Tesla, istilahnya untuk investasi jangka panjang di masa pandemi.

Siapa sangka, investasi itu berbuah manis. Sejak 1 Maret tahun lalu, saham Tesla meroket lebih dari 1,440%. Leo Koguan juga mengatakan bahwa pada saat ini 100% portofolionya terdiri dari saham Tesla.

Selain itu, dilansir dari dokumen bank yang dibagikan kepada Forbes, per 24 September, Koguan memiliki 6,3 juta saham Tesla dan lebih dari 1,8 juta opsi panggilan Tesla dalam bentuk uang.

Lewat Twitter dan Linkedin, Leo Koguan menegaskan dirinya merupakan pemegang saham Tesla individu terbesar ketiga. Klaim tersebut tampaknya dibenarkan oleh seorang juru bicara perusahaan, Martin Viecha.

Dengan saham Tesla dan sahamnya di perusahaan IT swasta SHI International, Forbes memperkirakan kekayaan Koguan mencapai US$ 8,6 miliar atau setara Rp 122 triliun (kurs Rp 14.200).

Koguan juga bersikeras bahwa dia tidak peduli dengan kekayaannya dan cenderung menghabiskan waktunya untuk penelitian. Miliarder kelahiran Indonesia itu mengaku dirinya tergila-gila dengan fisika dan menerapkan teori KQID Time Engine-nya, untuk memperdagangkan opsi Tesla.

Selain itu, Koguan mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk menjual saham Tesla untuk terus menghasilkan keuntungan pada opsi panggilan sampai dia mengingat 12 juta saham, ukuran sahamnya pada Maret 2020.

Pada akhir tahun lalu, nama Leo Kaguan juga sempat mencuat karena membeli Penthouse di Singapura seharga Rp 803 miliar. Bertengger di atas gedung tertinggi di Singapura, Tanjong Pagar Centre, penthouse super dengan lima kamar tidur dilengkapi dengan gudang anggur 600 botol.

Bukan cuma itu, apartemen ini juga mencakup kolam renang, jacuzzi, dan taman pribadi dengan pemandangan kota, pernah dihargai SG$ 100 juta, menjadikannya penthouse termahal di negara kota itu.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading