Update! Daftar Lengkap Indeks MSCI, 9 Emiten Indonesia Masuk

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
12 November 2021 15:37
The corporate logo of financial firm Morgan Stanley is pictured on the company's world headquarters in the Manhattan borough of New York City, January 20, 2015. REUTERS/Mike Segar

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan global yang membuat indeks yaitu Morgan Stanley Capital International atau kini bernama MSCI Inc. mengumumkan hasil kajian termutakhir (update) beberapa indeks mereka, termasuk MSCI Small Cap Indexes List yang diumumkan 11 November 2021.

Pengumuman penghuni baru ini memang sudah ditunggu-tunggu pasar dan menjadi angin segar bagi emiten domestik mengingat MSCI menjadi salah satu acuan melihat saham-saham unggulan yang menjadi pilihan investasi.

Selain MSCI Small Cap Indexes List, MSCI sebenarnya juga melakukan pembaruan atas MSCI Global Standard Indexes List dan MSCI Micro Cap Indexes List, akan tetapi di kedua indeks tersebut tidak ada penambahan ataupun pengurangan bagi emiten dari Indonesia.


Adapun pada MSCI Small Cap Indexes List tercatat tiga emiten Tanah Air harus rela didepak dengan sembilan emiten baru ditambahkan dalam daftar tersebut.

Penambahan sembilan saham baru dari Bursa Efek Indonesia ke MSCI Global Small Cap Indexes dinilai dapat membuatnya masuk ke dalam radar investor global.

Perhitungannya akan berlaku efektif mulai 1 Desember mendatang dan hasilnya telah dirilis Kamis (11/11) kemarin.

Sebagai informasi MSCI Inc dulunya bernama Morgan Stanley Capital International dan MSCI Barra, adalah pembuat indeks dari mulai pasar saham, pasar obligasi, pasar hedge fund, dan perangkat analisis pasar keuangan lain.

MSCI Inc, 11 November 2021Foto: MSCI Inc, 11 November 2021
MSCI Inc, 11 November 2021

Tiga emiten yang keluar dari MSCI Small Cap Indonesia Index adalah emiten perdagangan suku cadang kendaraan PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), emiten produsen suku cadang otomotif PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) dan anak usaha emiten BUMN karya, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Adapun sembilan perusahaan yang baru ditambahkan adalah sebagai berikut

  1. Adi Sarana Armada (ASSA)
  2. Bank Aladin Syariah (BANK)
  3. Berkah Beton Sadaya (BEBS)
  4. BFI Finance Indonesia (BFIN)
  5. Digital Mediatama Maxima (DMMX)
  6. Indika Energy (INDY)
  7. M Cash Integrasi (MCAS)
  8. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS)
  9. Siloam International Hospitals (SILO)

Sebagai informasi, Indeks MSCI Indonesia Small Cap dirancang untuk mengukur kinerja segmen small cap di pasar Indonesia yang saat ini sebelum perubahan memiliki 42 konstituen. Per Akhir Oktober 2021 indeks ini mencakup sekitar 14% dari dunia ekuitas Indonesia.

MSCI Small Cap Indonesia Indeks sendiri menggunakan enam faktor yang secara ekstensif diteliti di literatur akademis dan divalidasi oleh tim riset MSCI sebagai kunci penggerak risk and reward sebuah saham.

Berikut ke enam faktor tersebut:

  • Value, yaitu seberapa mahal valuasi harga suatu saham;
  • Low Size, apakah emiten tergolong masuk ke perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil;
  • Momentum, bagaimana momentum harga suatu saham;
  • Quality, bagaimana kualitas neraca saldo perusahaan tersebut;
  • Yield¸ berapa imbal hasil suatu saham, dan;
  • Low Volatility, apakah saham tersebut memiliki volatilitas yang rendah.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bursa RI Merah Padam! Tenang...Asing Tetap Borong Saham


(fsd/fsd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading