Cuan Gede, ITMG Bagikan Dividen Interim Rp 1.218/Saham

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
03 November 2021 10:30
A coal barge is pulled along the Mahakam river in Samarinda, East Kalimantan province, Indonesia, March 3, 2016. Picture taken March 3, 2016. REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen batu bara kalori tinggi, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) bakal membagikan dividen interim untuk pemegang sahamnya atas kinerja perusahaan sepanjang 2021. Nilai dividen yang akan dibagikan mencapai Rp 1.218/saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan, keputusan pembagian dividen ini merujuk kepada Circular Resolutions In Lieu of the Board of Directors of PT Indo Tambangraya Megah Tbk tertanggal 29 Oktober 2021 yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal yang sama.

Untuk jadwalnya, dividen ini rencananya akan dibagikan pada 24 November 2021. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 10 November 2021 dan di pasar tunai akan jatuh pada 12 November 2021.


Batas akhir pencatatan dalam daftar pemegang saham alias recording date yang berhak atas dividen akan jatuh pada 12 November 2021.

"Dividen Interim akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada tanggal 12 November 2021 dan/atau Pemilik saham perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia tanggal 12 November 2021," tulis keterbukaan informasi tersebut, dikutip Rabu (3/12/2021).

Jika mengacu pada data kepemilikan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham perusahaan sebanyak 1.131.310.980. Dengan demikian nilai dividen interim yang akan diberikan ini mencapai Rp 1,38 triliun.

Perusahaan mencatatkan laba bersih senilai US$ 11,62 juta atau kisaran Rp 1,67 triliun (asumsi kurs Rp 14.200/US$) hingga Juni 2021 lalu. Angka ini naik signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya, tumbuh 293,65% secara tahunan (year on year/YoY) dari posisi US$ 29,88 juta.

Kenaikan laba bersih yang signifikan ini terjadi kendati pendapatan perusahaan tak naik sebesar itu. Perusahaan membukukan pendapatan US$ 676,30 juta atau Rp 9,60 triliun pada semester I-2021. Tumbuh 3,62% YoY dari posisi US$ 652,63 juta di akhir Juni 2021.

Perusahaan masih belum merilis kinerja keuangan untuk periode hingga akhir kuartal III-2021, lantaran dalam pengumuman sebelumnya, laporan kinerja ini tengah ditelaah terbatas oleh perusahaan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Emiten Mertua Syahrini Bagi-Bagi Dividen, Ini Besarannya


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading