Ini 4 Taipan Termuda RI, Ada yang Hartanya Susut Rp1 T Sehari

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
01 November 2021 15:25
Martua Sitorus. (Dok. Forbes.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah konglomerat tanah air mencatatkan penambahan pundi-pundi dan penurunan dengan nilai yang sangat fantastis dalam sehari.

Hal ini dilihat berdasarkan data Real Time Billionaires Forbes yang mengukur peringkat tingkat kekayaan seseorang berdasarkan kekayaan bersih yang dimiliki oleh para konglomerat secara akumulasi dari seluruh bisnis yang dimiliki berdasarkan nilai kepemilikan saham.

Berdasarkan data Forbes, sampai dengan Senin ini, (1/11/2021), terdapat empat konglomerat yang masuk dalam kategori termuda (youngest).


Taipan RI yang muda, dok Forbes Billionaires, 1 November 2021Foto: Taipan RI yang muda, dok Forbes Billionaires, 1 November 2021
Taipan RI yang muda, dok Forbes Billionaires, 1 November 2021

Pertama, Jerry Ng, bankir senior yang juga pemegang saham PT Bank Jago Tbk (ARTO). Kekayaannya pada Senin ini terpantau menguap 2,53% atau berkurang sebesar US$ 105 juta, setara dengan Rp 1,49 triliun (kurs Rp 14.200/US$).

Dengan demikian, kekayaan bersih Jerry Ng yang kini berusia 56 tahun ini menjadi Rp 58,42 triliun (US$ 4,2 miliar).

Kedua, kekayaan bersih pengusaha nasional yang juga pendiri CT Corp, Chairul Tanjung (59 tahun) juga tercatat mengalami penurunan 1,99% (US$ 86 juta) yang setara Rp 1,22 triliun.

Namun, seluruh kekayaan bersih pemilik PT Bank Mega Tbk (MEGA) dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) ini masih tetap sebesar US$ 4,2 miliar atau setara Rp 59,85 triliun.

Ketiga, ada nama Martua SitorusĀ (61 tahun) yang mencatatkan kenaikan sebesar 0,14% (US$ 3 juta), setara Rp 42,75 miliar, sehingga, total kekayaan bersih pendiri Wilmar International dan pemilik perusahaan produsen semen merek Merah Putih, PT Cemindo GemilangĀ ini bertambah menjadi sebesar US$ 2 miliar atau setara Rp 28,50 triliun.

Selanjutnya, kekayaan bersih Eddy Kusnadi Sariaatmadja (68 tahun), pendiri Grup Emtek (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk/EMTK), juga melemah 1,37% yang setara US$ 36 juta atau Rp 513 miliar. Hal ini menyebabkan total harta Eddy Sariaatmadja turun menjadi sebesar Rp 37,05 triliun (US$ 2,6 miliar).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Diborong Asing, Saham Allo Bank To The Moon Naik 12%


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading