15 Miliar Unit Berpindah Sepekan, Saham Ini Paling Aktif

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
01 November 2021 08:41
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan minggu lalu (25-29 Oktober 2021) bursa mencatatkan kinerja negatif. Meski berhasil ditutup menguat pada hari terakhir perdagangan, dalam sepekan IHSG tercatat melemah 0,79% ke level 6.591,34.

Data BEI mencatat frekuensi perdagangan saham di bursa mencapai 6,42 juta kali, meningkat dari pekan sebelumnya sebesar 5,54 juta kali dengan lima saham paling aktif ditransaksikan didominasi oleh emiten-emiten dengan kapitalisasi pasar besar (big cap).

Total transaksi saham turun tajam, berkurang 21% menjadi Rp 67,09 dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp 84,98 triliun. Sehingga rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pun turun menjadi Rp 13,42 triliun.


Investor asing memang masih melakukan aksi beli bersih di pekan ini tetapi jauh lebih kecil dari dua pekan lalu. Data pasar mencatat net buy sepakan ini sebesar Rp 743 miliar di pasar reguler. Sementara pekan lalu tercatat sebesar Rp 4,89 triliun dan dua pekan lalu Rp 5,15 triliun. Sementara itu di pasar negosiasi dan tunai asing tercatat melakukan jual bersih Rp 1,41 triliun.

Berikut adalah lima emiten paling aktif berpindah tangan dan ditransaksikan oleh investor sepanjang minggu lalu.

1. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

Emiten telekomunikasi Grup Sinar Mas ini menjadi saham yang paling aktif berpindah tangan, setelah pekan lalu berada di peringkat ketiga. Dalam sepekan sahan ini diperdagangkan sebanyak 157,652 kali, dengan volume perdagangan 15,14 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 1,25 triliun.

Sepanjang pekan lalu, saham FREN tercatat melonjak hingga 30,12% ke level Rp 108 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 33,27 triliun.

2. PT Multipolar Tbk (MLPL)

Data perdagangan mencatat emiten perdagangan Grup Lippo sahamnya berpindah tangan sebanyak 110,942 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 2,33 miliar saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 880,94 miliar.

Dalam sepekan saham emiten MLPL tercatat menguat hingga 10,38% ke level Rp 404 per saham dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 5,91 triliun.

3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

Emiten perbankan umum pelat merah ini diperdagangkan sebanyak 108,140 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 875 juta saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 3,75 triliun, kedua terbesar di antara saham-saham paling aktif di bursa, setelah BBCA yang berada di posisi keenam dalam jumlah transaksi.

Dalam sepekan saham BBRI tercatat melemah 3,41% ke level Rp 4.250 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 644,13 triliun.

4. PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Emiten perbankan digital milik Jerry Ng yang tergabung dalam ekosistem Gojek ini diperdagangkan sebanyak 106,308 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 140 juta saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 2,12 triliun.

Dalam sepekan saham ARTO tercatat menguat 4,03% ke level Rp 15.500 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 214,77 triliun.

5. Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

Melengkapi lima besar terdapat saham perusahaan penyedia jasa penyewaan kapal pengangkutan barang yang baru melantai di bursa pertengahan tahun 2018 silam. Data bursa mencatat saham TCPI diperdagangkan sebanyak 100,694 kali pekan lalu. Dengan volume perdagangan 113 juta saham, nilai transaksi saham ini tercatat sebesar Rp 991,75 miliar.

Dalam sepekan saham TCPI tercatat menguat 0,58% ke level Rp 8.620 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 43,25 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

'Mimpi' New Economy Bikin 5 Saham Terbang 250% Lebih


(fsd/fsd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading