Melesat 88%, Laba Q3 Garudafood Milik Sudhamek Capai Rp 370 M

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 October 2021 18:20
Sudhamek/Dok.Dharma Agung Wijaya

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konsumer milik pengusaha nasional Sudhamek, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatatkan laba bersih Rp 370 miliar pada periode 9 bulan atau per September 2021 (kuartal III-2021).

Jumlah laba bersih tersebut naik 87,81% secara tahunan (year on year/YoY) dari Rp 173 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Mengacu pada bahan presentasi paparan publik yang disampaikan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu ini (27/10), laba tersebut berhasil dicapai dengan pendapatan yang senilai Rp 6,37 triliun, tumbuh 10,93% YoY dari sebelumnya Rp 5,74 triliun.


Laba per saham perusahaan mengalami kenaikan 48,9% dari sebelumnya Rp 5,7 menjadi sebesar Rp 8,6.

Berdasarkan segmen, kontribusi penjualan paling besar disumbang oleh segmen makanan senilai Rp 86,7% atau Rp 5,52 triliun. Sisanya dari minuman sebesar Rp 846,1 miliar dan segmen lainnya.

Paparan GOOD per September 2021Foto: Paparan GOOD per September 2021
Paparan GOOD per September 2021

Dari segi aset, terjadi penurunan menjadi Rp 6,51 triliun dari sebelumnya Rp 6,57 triliun di akhir Desember 2020.

Sedangkan liabilitas mengalami penurunan tipis menjadi Rp 3,64 triliun pada akhir September lalu dari Rp 3,68 triliun di akhir tahun 2020.

Ekuitas perusahaan juga mengalami penurunan tipis menjadi Rp 2,87 triliun di akhir kuartal ketiga 2021 dari Rp 2,89 triliun di akhir tahun lalu.

Dalam menghadapi tantangan sepanjang tahun ini, perusahaan telah menyiapkan sederet strategi antara lain menciptakan terobosan-terobosan baru dalam meningkatkan penjualan melalui jalur distribusi, segmen dan pangsa pasar yang baru, serta peluncuran produk baru yang inovatif.

Selain itu, perusahaan akan melakukan efisiensi operasional dan melakukan kolaborasi untuk menghasilkan produk-produk yang inovatif berkualitas.

Emiten dengan produk Gery, Chocolatos, Kacang Garuda, Clevo dan Kecu Prochiz ini juga menaikkan harga jual dengan kisaran 1%-3% untuk 30% produk yang dijual sebagai dampak dari kenaikan harga bahan baku.

Di BEI, saham GOOD pada penutupan perdagangan Rabu ini (27/10), saham GOOD naik 1% di Rp 505/saham dengan nilai transaksi Rp 4,64 miliar. Sepekan saham GOOD naik 4% dan sebulan terakhir melesat 28% dengan kapitalisasi pasar Rp 18,63 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harus hati-hati, Kenaikan PPN Bisa Rusak Pemulihan Ekonomi!


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading