Borong Saham Ritel, Sehari Harta Taipan Ini Melonjak Rp 215 M

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
27 October 2021 12:30
Djoko Susanto (Ist/Forbes.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Djoko Susanto, pendiri emiten pengelola jaringan minimarket Alfamart atau PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), memperoleh kenaikan harta kekayaan sebesar US$ 15 juta atau setara dengan Rp 214,5 miliar dalam satu hari berdasarkan data dari Forbes Realtime Billionaire.

Djoko Susanto tercatat sebagai orang terkaya nomor 9 di Indonesia dengan total kekayaannya saat ini mencapai US$ 2,2 miliar atau Rp 31,46 triliun.

Kenaikan harta kekayaan tersebut terjadi setelah AMRT mengumumkan penambahan kepemilikan saham di anak usahanya PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), pengelola jaringan minimarket Alfamidi.


Dalam surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terbit di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary AMRT Tomin Widian menyampaikan bahwa perusahaan telah menambah kepemilikan modal sebesar 77,99 juta saham di MIDI.

Tomin juga menyebutkan bahwa saham MIDI tersebut dibeli di harga Rp 1.990 per saham, yang artinya perusahaan milik salah satu taipan RI ini - Djoko Susanto - merogoh kocek hingga Rp 155,21 miliar.

Meski pada perdagangan Selasa (26/10), MIDI ditutup terkoreksi 0,91% di harga Rp 2.170 per saham, saham AMRT malah berhasil ditutup di zona hijau, meningkat 1,20% ke level Rp 1.260 per saham.

Saat ini AMRT tercatat menguasai 2.577.547.200 (89,43%) saham MIDI. Sementara itu 52,74% saham AMRT dikuasai oleh Djoko Susanto lewat PT Sigmatara Alfindo.

Sejak awal tahun kedua perusahaan ritel ini tercatat memiliki kinerja saham yang positif, di mana AMRT tercatat mampu tumbuh 56,25%, sedangkan saham MIDI naik 12,73% sejak awal Januari lalu.

Kinerja keuangan perusahaan Djoko Susanto juga tidak kalah impresif. Hingga akhir semester pertama tahun 2021, pendapatan MIDI tercatat naik 3,79% dari periode Juni 2020 menjadi Rp 6,73 triliun. Sedangkan laba bersih perusahaan tercatat melonjak 26,33% menjadi Rp 130,36 miliar.

Senada dengan MIDI, AMRT juga mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun ini dengan pendapatan tercatat meningkat 10,37% menjadi Rp 42,03 triliun. Sementara itu laba bersih perusahaan hingga akhir Juni 2021 tercatat ikut meroket 72,57% menjadi Rp 876,22 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Baru-baru ini Alfamart yang memiliki 15.000 gerai minimarket membangun ekosistem pengguna dengan menjalin kerja sama bersama layanan perbankan syariah, Bank Aladin,memanfaatkan potensi pertumbuhan layanan finansial yang mendukung inklusi keuangan.

Oxford Business Group mencatat Indonesia memiliki populasi underbanked mencapai 83,1 juta hingga akhir November 2019.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alfamart dan Dugaan Penipuan Bisnis Waralaba di RI


(fsd/fsd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading