Harga Sawit Ambruk 2% Lebih, Kudu Piye? Baca Tipsnya di Sini

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
22 October 2021 10:40
FILE PHOTO: Palm oil fruits are pictured at a plantation in Chisec, Guatemala December 19, 2018. REUTERS/Luis Echeverria/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) turun cukup dalam pada perdagangan jelang siang hari ini. Ke depan, bagaimana prospek harga CPO? Apakah bisa bangkit?

Pada Jumat (22/10/2021) pukul 10:14 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.826/ton. Ambles 2,86% dari penutupan perdagangan kemarin.

Sepertinya koreksi ini terjadi karena investor sedang mencairkan keuntungan (profit taking). Maklum, harga CPO masih melesat 8,52% dalam sebulan terakhir. Sejak akhir 2020 (year-to-date), kenaikan harganya mencapai 34,06%.


Oleh karena itu, profit taking akan selalu membayangi harga CPO. Investor juga manusia, pasti tergoda melihat cuan sebesar itu.

Kemudian, koreksi harga CPO juga terjadi seiring penurunan harga minyak bumi. Pada pukul 10:17 WIB, harga minyak jenis brent turun 0,57% ke US$ 84,15/barel.

Saat harga minyak bumi turun, maka insentif untuk beralih ke CPO (yang bisa dijadikan bahan bakar nabati/biofuel) jadi berkurang. Permintaan CPO turun, harga pun jatuh.

Halaman Selanjutnya --> Harga Bakal Turun, Tapi Bisa Naik Lagi

Harga Bakal Turun, Tapi Bisa Naik Lagi
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading