Winter is Coming! Tapi Agak Hangat, Harga Minyak Turun Deh...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
22 October 2021 08:05
Ilustrasi Pertamax Turbo (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia bergerak turun pada perdagangan pagi ini. Sepertinya aksi ambil untung (profit taking) jadi pemberat laju harga si emas hitam.

Pada Jumat (22/10/2021) pukul 07:18 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 84,6/barel. Turun tipis hampir flat di 0,01% dari posisi penutupan hari sebelumnya.

Kemarin, harga brent ditutup melemah 1,41%. Jadi harga kemungkinan bakal mengalami koreksi selama dua hari beruntun.


Penurunan harga minyak ini sebenarnya wajar, karena sebelumnya terjadi lonjakan yang luar biasa. Pada 20 Oktober 2020, harga minyak jenis brent ditutup di US$85,82/barel, rekor tertinggi sejak Oktober 2018.

Dalam sebulan terakhir, harga brent sudah naik 11,04%. Sedangkan sejak akhir 2020 (year-to-date), harga meroket 63,32%.

Oleh karena itu, pasti akan terjadi koreksi yang sehat kala harga sudah melonjak sedemikian tajam. Kalau harga terus naik tidak terkendali malah bahaya, karena bisa menciptakan penggelembungan nilai aset (asset price bubble).

Selain faktor koreksi teknikal tersebut, kabar terbaru dari Amerika Serikat (AS) juga jadi pemberat langkah harga minyak. US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memperkirakan musim dingin di Negeri Paman Sam tahun ini akan lebih hangat dari tahun-tahun sebelumnya.

iklimSumber: US NOAA

"Musim panas yang lebih hangat dari rata-rata kemungkinan besar akan terjadi di daerah selatan dan sebagian besar daerah timur AS. Kemungkinan yang lebih besar lagi diperkirakan terjadi di daerah tenggara," sebut keterangan tertulis NOAA.

Musim panas yang lebih hangat berarti kebutuhan terhadap penghangat ruangan bisa dikurangi. Pemintaan listrik akan berkurang, dan ini membuat harga minyak turun.

Di tengah mahalnya harga gas alam, sumber energi primer alternatif untuk pembangkit listrik seperti minyak menjadi incaran. Jadi sekarang permintaan listrik akan ikut mempengaruhi harga minyak dunia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading