Cegah Serangan Siber, Begini Langkah OCBC NISP

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
21 October 2021 16:08
Jurus Mitigasi Risiko Perbankan di Tengah Pengembangan Layanan Digital (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Head of Digital Business PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) Rudy Hamdani, mengatakan sangat penting bagi pihaknya untuk memperhatikan pencegahan risiko serangan siber. Menurutnya, serangan siber rentan terjadi pada infrastruktur bank digital namun 'human error' juga kerap terjadi.

Pihaknya pun berupaya melakukan edukasi perihal social engineering yang biasanya digunakan untuk mengelabui nasabah. Untuk itu, bank mempunyai tanggung jawab bagaimana sistem infrastruktur, kebijakan privasi, dan operation row bus. Namun, hal yang paling penting ialah bagaimana nasabah paham dengan risiko ini.

"Cyber attack yang kejadian yakni social media attack, data nasabah bisa didapatkan. Kebiasaan masyarakat Indonesia kurang hati-hati dalam menyimpan data di sosia; media. Hal ini yg membuat kami kampanye edukasi agar mereka tidak gampang tertipu oleh phishing, dan website palsu untuk menang hadiah," ujar Rudy dalam acara CNBC Indonesia Award 'The Best Future Banks', Kamis (21/10/2021).


Untuk itu, dia menuturkan edukasi ke nasabah menjadi penting adanya. Edukasi tersebut meliputi bagaimana cara bertransaksi aman di platform bank. Tahun lalu, pihaknya juga berkampanye dan kerja sama dengan PT Bank BTPN Tbk (BTPN) untuk menjaga data, serta meyakinkan bagaimana meyakinkan nasabah untuk bertransaksi dengan aman.

Pihaknya pun melakukan pengamanan berlapis, dan mengedukasi nasabah untuk menjaga data dirinya.

"Tapi nasabah juga harus menjaga keamanan dengan perilaku yang tidak membocorkan data. Begitulah cara yang kami lakukan termasuk berkomunikasi dan pengamanan berlapis yang terus tetap dikembangkan," pungkas Rudy.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

'Jago, Beyond Digital Bank'


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading