Kacau! Sunton Capitol Diduga Tipu Nasabah, Gondol Miliaran

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 October 2021 06:30
Facebook Sunton Capital (SuntonFX)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jagad trading valuta asing (valas) alias forex (foreign exchange) geger setelah sejumlah pengguna media sosial mengunggah soal banyaknya nasabah yang mengalami kerugian atas dugaan penipuan investasi broker valas Sunton Capital (SuntonFX).

Salah satunya yang membongkar dugaan penipuan ini ialah musisi dan pianis Ananda Sukarlan di akun Twitternya, @anandasukarlan.

Sunton Capital disebut mengiming-imingi profit yang cukup besar, di kisaran 5% sampai dengan 20%. Sunton Capital juga dinilai sudah masuk kategori money game dan ponzi.


"Turut prihatin untuk para korban... Next time harus tahu lah bedanya money game, investment bodong sama software atau robot beneran. Kalau beneran itu profitnya ga bisa segede itu dan ga selalu untung," cuit Ananda, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021Foto: Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021
Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021

"Duh makanya udah deh jangan invest di money games apa ponzi gini. Akhirnya semua duit jadi 0 . Cari cuan malah nangis."

Dia mengisahkan, pada 14 Oktober 2021 lalu pukul 21.27 saat trading terjadi, SuntonFX melakukan margin call di mana grafik dimanipulasi total.

Margin call adalah sistem peringatan yang menunjukkan bahwa dana akun trading sudah tidak mencukupi untuk membuka posisi trading.

"Nah, ketika itu terjadi, biasanya tahap selanjutnya broker kabur dan semua layanan tidak bisa diakses," cuit Ananda.

"Tweehearts, aku ikut sedih untuk kalian yang sudah tertipu "investment" Sunton #suntoncapital . Dimengerti sih, iming-iming profit gede banget, padahal ini money game, ya ikut aja padahal hidup jadi ga tenang, mantengin terus, takut kabur sebelum kalian ambil duit pokoknya. A thread ---," cuit Ananda.

Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021Foto: Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021
Twitter @anandasukarlan, diakses 18 Oktober 2021

"Terus Instagramnya juga hilang, dan https://suntonfx.id langsung gembok IG nya. Dulu janjinya profit 5-20% sehari. Itu gimana mungkin coba? Dikasih enak dulu beberapa bulan, begitu masuk bulan "kesekian", sistem "maintanance". Tapi tetep bisa deposit, bahkan dikasih bonus 10%!"

"Nah makanya, kalau mau invest, pastikan perusahaannya jelas: foundernya dan directorsnya siapa-siapa aja, gedung-gedung & kantornya di mana," cuit Ananda lagi.

Netizen lainnya, @JordieYonatan, menyebut, "Rest In Peace Sunton Capital. Sejak pandemi, hype investasi meningkat drastis. Mulai dari saham, crypto, forex, hingga dunia perobotan. Saya ga menjelekan, tp kita belajar aja dari kasus-kasus yang ada. Ada yang sampe kehilangan miliaran loh di kasus ini. #SuntonCapital #BreakingNews," cuitnya.

Twitter @JordieYonatan, diakses 18 Oktober 2021Foto: Twitter @JordieYonatan, diakses 18 Oktober 2021
Twitter @JordieYonatan, diakses 18 Oktober 2021

Tak lama berselang, akun Instagram SuntonFX juga menghilang. Dalam pengumumannya di laman Facebook, Sunton Capital Indonesia bahkan menyatakan sejak 1 Juni 2021 sampai dengan 14 Oktober, Sunton Capital Ltd adalah scam dan sudah berakhir.

Facebook Sunton Capital (SuntonFX)Foto: Facebook Sunton Capital (SuntonFX)
Facebook Sunton Capital (SuntonFX)

Berdasarkan informasi yang beredar, Sunton Capital adalah broker forex asing yang berasal dari Inggris.

Cara kerja SuntonFX mirip dengan broker pada umumnya. Sebelum melakukan trading, nasabah diminta melakukan deposit minimal US$ 50.

Selanjutnya, manajer investasi akan mengarahkan nasabah untuk melakukan transaksi jual atau beli berdasarkan waktu yang telah ditentukan.

Namun kini, broker tersebut sedang dalam masalah dan banyak nasabah di Indonesia yang dirugikan.

Situs resminya https://suntonfx.id tak bisa diakses lagi, hanya tertulis "Halaman ini merupakan halaman bawaan. Silakan upload konten website Anda."

Sementara itu CNBC Indonesia mengirimkan direct message ke Instagram suntonfx.id pun belum berbalas.

Di Akun Telegram ada Sunton Capital Group dengan member hingga 11.215.

Dalam akun Telegram tersebut, dijanjikan profit investasi 40-50-60% dari modal yang diinvestasikan.

"Misalkan kk join plan basic 2juta. Pencairan mopit setiap hari sampai 1 minggu
Hari ke 1=800.000
Hari ke 2=800.000
Hari ke 3=800.000
Hari ke 4=800.000
Hari ke 5=800.000
Hari ke 6=800.000
Hari ke 7=800.000+modal kk 2.000.000."


"Jadi total keseluruhan dalam 1 minggu beserta modal kk.. 7.600.000 kk 1 minggu Pencairan : Per hari 40% mulai hari ke 1-7 dapat 800rb hasil profit setiap hari @Sunton_Capital_ID," tulis akun Telegram tersebut.

CNBC Indonesia mengonfirmasi lebih lanjut mengenai kasus ini kepada Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L. Tobing.

"Kegiatan Sunton Capital tidak ada izin di Indonesia sehingga ilegal," tegas Tongam kepada CNBC Indonesia, Senin (18/10/2021).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alert! Gak Cuma Sunton Capital, Ini Daftar 111 Forex 'Bodong'


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading